Tradisi Aneh Kaum Wanita di Dunia

Setiap negara pastinya memiliki sebuah tradisi tersendiri yang hingga saat ini masih dilakukan oleh kebanyakan orang yang di dunia. Buktikan saja pada sederet tradisi yang aneh yang dilakukan oleh kaum wanita yang ada di dunia. Tradisi sejatinya sudah sangat melekat pada masing masing setiap suku yang ada dan juga berbagai negara. Tradisi juga sudah dianggap sebagai sebuah simbol, yang bahkan beberapa diantaranya memang diperuntukan bagi para kaum wanita. Melansir dari beberapa sumber yang ada berikut ini tradisi aneh yang masih dilakukan oleh kaum wanita yang ada di seluruh dunia. 

Tradisi Khitanan, Uganda

Wanita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang spesial. Namun hal tersebut tampaknya tidak terlalu berlaku bagi para kaum hawa di Suku Sabiny, Uganda, Afrika Timur. Jika di Indonesia khitanan atau sunat perempuan dilakukan saat bayi, berbeda halnya dengan tradisi di suku Sabiny. Di sana, kaum hawa harus mengikuti prosesi sunat saat usianya dewasa. Bagian klitoris mereka akan dipotong sebagian atau seluruhnya.

Tujuan dari tradisi tersebut diketahui untuk menurunkan hasrat seksual wanita, sehingga dia bakal tetap setia pada pasangannya. Tidak hanya itu saja, menurut keyakinan Suku Sabiny, wanita yang dikhitan juga dinilai mampu menahan rasa sakit saat mereka akan melahirkan, sekaligus dianggap tangguh saat menghadapi kerasnya hidup. Kalau alasannya begitu, kira-kira kamu setuju tidak nih dengan tradisi aneh kaum wanita di dunia yang satu ini?

Tradisi chhaupadi, Nepal

Tradisi aneh kaum wanita yang ada di dunia berikutnya datang dari wilayah pedesaan Nepal, yaitu tradisi Chhaupadi. Dikatakan aneh sebab di sana, para wanita terpaksa harus mengasingkan diri jauh dari keluarganya saat masa menstruasi tiba. Mereka dianggap sedang tidak suci dan bisa membawa malapetaka jika dibiarkan hidup berdampingan dengan keluarga di dalam rumah. Alhasil, saat para perempuan ini menstruasi, mereka mesti tinggal di gudang atau gubuk yang kadang kala jaraknya amat jauh dan masuk ke dalam hutan terpencil.

Selama pengasingan ini, tidak sedikit dari kaum hawa yang menderita. Bahkan beberapa diantaranya mengalami kejadian tak menyenangkan seperti menjadi korban pemerkosaan hingga digigit ular berbisa.

Tradisi Tato Sekujur Tubuh, Paraguay dan Brazil

Tradisi aneh kaum wanita yang ada di dunia berikutnya adalah dengan mentato sekujur tubuh. Tradisi ini banyak dilakukan di Paraguay dan Brazil, yang memang masih cukup kental dengan budaya Amazon. Mau suka atau tidak, di sana para wanita wajib ditato, terutama saat mereka telah beranjak dewasa dan memasuki masa menstruasi pertama. Beberapa bagian tubuh yang biasanya akan ditato adalah payudara, punggung, dan perut. Proses penatoan ini dianggap sangat menarik secara seksual, dan membuat wanita semakin cantik.

Tradisi Menangis 30 Hari, China

Nangis karena putus mungkin sudah mainstream. Tapi, pernah tidak kamu melihat atau membayangkan seorang wanita wajib menangis selama 1 bulan penuh? Hal itu nyata adanya lho, dan kemungkinan besar masih dilakukan sampai sekarang. Di China, tepatnya Provinsi Sichuan, calon mempelai wanita wajib menangis setiap malam selama 1 belum penuh jelang pernikahan mereka. Bahkan, kalau si wanita ini tidak menangis, maka keluarganya lah yang mesti membuat dia menangis meski dengan cara dipukul.

Tradisi aneh kaum wanita di dunia ini dilakukan karena masyarakat disana percaya, bahwa tangisan calon mempelai bakal jadi berkah bagi hari pernikahan mereka dan rumah tangga yang dibina.

Tradisi Memahat Gigi, Mentawai

Beralih dari negara China, tradisi aneh yang berikutnya itu dari wanita dari suku Mentawai, Indonesia. Tradisi yang ada di suku ini memperlihatkan bagaimana seorang wanita yang semestinya harus memiliki gigi yang runcing. Sebab, kalau menurut kepercayaan orang suku Mentawai, wanita yang memiliki gigi yang runcing akan memiliki daya kharisma tersendiri yang mana akan membuatnya terlihat jauh lebih cantik.

Misalkan, jika kita memposisikan masyarakat yang masih awam, pasti akan melihat bila tradisi tersebut malah akan menyakiti kaum wanita yang ada di suku tersebut. Pasalnya untuk memahat gigi tidak menggunakan obat bius atau obat apapun yang dapat mengebalkan bagian yang akan dipahat. Mereka harus menahan rasa sakit itu yang tidak tertahan pada saat pisau yang memiliki ukuran sedang mulai menembus saraf-saraf gigi kaum wanita. Pasti tidak akan terbayangkan semenyakitkan apa melakukan tradisi tersebut.

Tradisi tes keperawanan, Afrika Selatan

Keperawanan adalah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan di Indonesia. Namun berbeda halnya dengan tradisi aneh kaum wanita di dunia yang satu ini.

Di Afrika Selatan, tepatnya di wilayah yang ditinggali suku Melawai, mereka justru menyuruh anak perempuan yang akan memasuki masa dewasa untuk melakukan ritual tes keperawanan. Tes ini bisa dibilang cukup membuat kaum hawa menderita, karena prosesnya dilakukan dengan cara membayar seorang laki-laki untuk berhubungan badan dengan mereka. Hingga sekarang ini tradisi tersebut masih dilakukan oleh orang suku Melawai pedalaman. Bisa kalian bayangkan seperti apa tes tersebut dilakukan oleh orang orang sana semengerikan apa.

Tradisi Cincin Leher, Thailand

Kalau tradisi aneh kaum wanita di dunia yang satu ini mungkin sudah sering kali kamu lihat di berbagai pemberitaan media. Tradisi cincin leher di daerah Mae Hong Son, Thailand ini sudah dilakukan secara turun temurun terutama oleh masyarakat suku Karen.

Para wanita dari suku tersebut diwajibkan untuk memakai cincin leher yang terbuat dari kawat kuningan. Bahkan, mereka telah melaksanakan tradisi ini sejak usia lima tahun. Konon, tujuan dari penggunaan cincin ini sendiri adalah sebagai simbol kecantikan, yang mana wanita dengan leher yang panjang dan ramping dianggap lebih menarik secara fisik.

Tradisi Dikubur Dalam Pasir, California

Tradisi aneh kaum wanita di dunia lainnya adalah dikubur dalam pasir. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Luiseno, California. Di sana, para wanita yang baru memasuki masa menstruasi pertamanya akan diminta untuk mengikuti tradisi penguburan tubuh dalam pasir. Tradisi ini dipimpin oleh tetua suku.

Sang wanita ini bakal dikubur dalam pasir sembari mendegarkan nasihat-nasihat yang dilontarkan oleh si tetua suku. Tradisi ini dilakukan saat siang hari. Biasanya setelah menjalani ritual, seorang wanita bakal dianggap layak kedudukannya, dan juga dinilai mampu untuk menjalani kehidupan sebagaimana mestinya.

Tradisi Setrika Payudara, Afrika Tengah

Tradisi aneh kaum wanita di dunia adalah setrika payudara. Tradisi ini kemungkinan besar masih dilakukan di Kamerun, Afrika Tengah. Alasan utamanya karena para orangtua di sana tidak ingin jika anak perempuannya menjadi objek kekerasan seksual pria. Sehingga tercetuslah tradisi ini, dan anehnya yang melakukan tradisi ini adalah ibu kandung dari anak perempuan tersebut lho.

Ya, sang ibu bakal melakukan tradisi tersebut, dengan cara menyetrika payudara anak perempuannya dengan menggunakan kayu ataupun batu yang sudah dipanaskan. Berdasarkan penjelasan dari National Geographic, kayu maupun batu panas ini bakal meluruhkan lemak pada payudara, sehingga tampak lebih kecil dan bahkan jaringan sarafnya tidak tumbuh lagi. Sangat aneh sih jika tradisi ini masih dipakai. Semestinya untuk menghindari kekerasan seksual, bukan tugas seorang perempuan yang harus tersiksa. Malahan semestinya pihak laki-laki lah yang harus diberikan aturan ketat dan sanksi berat.