Tradisi Orang Papua Adat dari Ujung Timur

Indonesia merupakan negara yang sangat multikultural. Indonesia terdiri atas banyaknya suku bangsa, dengan budaya dan juga adat kebiasan yang sangat khas. Ratusan suku bangsa yang tersebar di seluruh penjuru wilayah di Indonesia mempunyai banyak tradisi menarik. Tak terkecuali seperti yang berada di wilayah Pulau Papua di ujung timur. Papua Pulau yang terletak di daerah paling timur dari wilayah Nusantara ini, sangat kaya dengan sumber daya alamnya. Papua yang tidak hanya terkenal dengan burung khas mereka Cendrawasih atau juga terkenal dengan objek wisatanya mereka yang sangat indah seperti halnya Raja Ampat, Taman Nasional Wasur yang didominasi dengan sabana, serta juga Taman Lorentz yang didalamnya masih terdapat berbagai macam hewan dan juga budaya yang masih khas.

Tradisi Orang Papua Adat dari Ujung Timur

Papua juga merupakan pulau terbesar kedua yang ada di dunia, yaitu setelah pulau Greenland di Denmark. Pulau ini juga memiliki ratusan suku dengan banyaknya bahasa daerah yang ada di dalamnya. Suku-suku tersebut yaitu seperti suku Asmat, Huli, Muyu, Amungme, Bauzi, Korowai, Dani, dan juga beberapa suku yang masih banyak lagi. Banyaknya suku yang mendiami Papua ternyata, memiliki tradisi yang unik. Beberapa tradisi unik dan menarik yang dimiliki masyarakat Papua sebagai berikut.

Tangguh Berjalan Kaki

Karena hidup jauh di pedalaman hutan, beberapa masyarakat dari suku-suku di Papua sangat berada jauh dari pusat keramaian yang ada di wilayah perkotaan. Sehingga untuk menjual beberapa hasil ladang mereka biasanya harus berjalan kaki dari tempat tinggal mereka menuju wilayah perkotaan, dan biasanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke kota. Kebiasaan tersebut adalah sebuah kebiasaan yang telah dilakukan sejak dahulu, oleh karena itu tak heran jika fisik dari masyarakat adat Papua cukup tangguh untuk berjalan kaki hingga selama berhari-hari lamanya.

Selalu Membawa Senjata Tajam

Masyarakat yang berasal dari Papua, mereka selalu siap sedia dengan berbagai macam senjata tajam seperti halnya parang, sajam, hingga beberapa anak panah setiap kali mereka nantinya akan keluar rumah. Kebiasaan ini adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan sebagai upaya untuk melindungi diri mereka jika sewaktu-waktu mereka dalam bahaya Mengingat jika mereka masih hidup di alam liar yang masih dihuni oleh berbagai macam binatang buas.

Ahli dalam Menjinakkan Hewan

Ada fakta unik yang juga dimiliki oleh sbobet dan masyarakat Papua. Karena mereka hidup di dalam alam liar, beberapa suku yang ada di pedalaman Papua juga dituntut untuk dapat mampu beradaptasi dengan lingkungan alam yang penuh dengan bahaya. Salah satu dari bentuk adaptasi mereka adalah kemampuan untuk dapat menjinakkan berbagai macam hewan liar seperti halnya hewan anjing dan juga babi hutan. Anjing yang biasanya akan dijinakkan dengan cara mengikat satu bagian kaki depannya, sedangkan babi nantinya akan dijinakkan dengan cara menusuk satu matanya.

Tradisi Menikah

Setiap suku yang ada di Papua tentunya juga akan memiliki beberapa tradisi yang berbeda-beda dalam perayaan dan juga upacara pernikahan. Namun pada umumnya, menggunakan sebuah mas kawin berupa barang berharga dengan harga yang sangat luar biasa fantastis.

Namun ada yang unik dari masyarakat papua dalam urusan maskawin.
Biasanya mas kawin tersebut yang akan berupa senjata api peninggalan dari kolonialisme Belanda dan juga Jepang, hewan ternak seperti halnya babi, kain tenun berpuluh-puluh lembar, hingga juga berbagai manik-manik.

Tari Perang

Tari Perang merupakan salah satu tarian yang akan menggambarkan jika kepahlawanan dari masyarakat Papua. Tarian ini biasanya akan dipentaskan sebagai sebuah tarian pengorbanan api semangat saat akan berperang dengan suku lainnya. Tari perang biasanya akan dilakukan oleh sekelompok pria dengan parang, panah dan berbagai macam jenis senaca khas Papua lainnya. Karena sebuah persaingan antar suku sekarang ini sudah tidak ada, kini tari Perang lebih sering dipentaskan untuk menyambut para tamu yang akan datang berkunjung ke wilayah mereka.

Injak Piring (Mansorandak).

Suku Biak di daerah Teluk Doreri, Manokwari, Papua Barat biasanya mereka akan melakukan sebuah tradisi Injak Piring. Tradisi injak piring ini adalah sebuah tradisi yang digunakan untuk menyambut kerabat mereka yang telah kembali dari daerah perantauan.

Biasanya di dalam tradisi ini, sang perantau nantinya akan mandi kembang di atas sebuah piring adat, kemudian mereka akan di masuk ke sebuah ruangan bersama dengan keluarga besar dan ia yang biasnaya akan mengitari sembilan piring adat sebanyak sembilan kali. Kenapa angka yang digunakan adalah sembilan? Karena angka tersebut melambangkan sembilan marga yang ada di suku Doreri di Manokwari.

Setelah itu, sang perantau juga nantinya akan menginjak replika buaya yang jadi sebuah lambang cobaan dan juga sebuah tantangan dalam hidup, dan kemudian acara ini akan diakhiri dengan makan bersama. Tradisi ini sendiri disebut Mansorandak, sebagai sebuah ucapan rasa syukur atas kepulangan dari anggota keluarga mereka sekaligus untuk membersihkannya dari roh-roh jahat yang ada selama di perantauan.

Namun, kini masyarakat dari Suku Biak alam melakukan Mansorandak dengan cara menyiram air kepada sang perantau yang telah kembali sebelum mereka nantinya akan memasuki rumah, tidak dengan mengitari sembilan piring lagi.

Tidak hanya sebagai sebuah momen menyambut kerabat yang pulang dari sebuah perantauan, tradisi dari Injak Piring ini juga biasanya akan dilakukan pada saat menyambut tamu negara yang sedang berkunjung ke Manokwari. Para tamu nantinya akan melakukan sebuah prosesi Injak Piring. Hal ini sebagai bentuk simbolis dari rasa syukur masyarakat yang ada di sana atas kunjungan.

Bakar Batu (Barapen)

Tradisi unik lain yang juga dilakukan oleh masyarakat Papua adalah bakar batu, yang disebut dengan Barapen. Barapen adalah sebutan dari sebuah tradisi di kota, ada juga nama lainnya pada masing-masing daerah di Papua. Barapen ini biasanya adalah sebagai simbol rasa syukur dan juga simbol persaudaraan, tapi bisa tradisi ini akan dilakukan pada saat upacara kematian. Tradisi ini merupakan salah satu dari budaya tertua yang ada di sana.

Jadi, di dalam tradisi Bakar Batu ini nantinya masyarakat di sana akan membuat sebuah lubang dan kemudian akan menutupinya dengan menggunakan daun-daun pisang. Di atasnya, mereka nanti akan menyusun batu-batu yang yang sudah bersih dan juga berukuran paling besar di bagian paling bawah, kemudian kayu di bakar di atasnya dan akan di tutup dengan batu-batu kecil. Setelah itu, mereka akan membakar susulan batu tersebut sampai panas, dan kemudian berilah menaruh sejumlah makanan di atasnya. Makanan tersebut yang dapat berupa daging babi, ubi-ubian, sayuran, dan juga sebagainya. Setelah nantinya matang, mereka pun nantinya akan menyantapnya bersama-sama sambil ditemani kopi pahit.

Demikian itulah beberapa tradisi unik yang telah dilakukan oleh masyarakat Papua. Tradisi tersebut masih terjaga hingga kini dan masih tetap dilestarikan oleh suku-suku yang berada di Papua. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan anda nantinya tentang keberagaman budaya di Indonesia.

Festival Midsommar di Dunia Nyata

Apakah anda ingat dengan film Midsommar garapan Ari Asyer yang tayang pada tahun 2019 lalu ? Film yang bergenre folk horror tersebut sempat menyedot banyak sekali perhatian publik karena alur ceritanya yang tak biasa dan kisah seramnya. Nah, tapi tahukah traveler, jika festival Midsommar yang ada di dalam film tersebut ternyata juga terinspirasi oleh festival yang diadakan di dunia nyata loh.

Festival dari Midsommar ini adalah festival yang juga dilakukan di dunia nyata, tepatnya berasal dari Swedia dan selalu dirayakan setiap tahunnya sampai saat ini. Dikutip dari harian Matador Network, Midsommar Midsummer adalah sebuah festival yang dirayakan di belahan bumi utara setiap musim panas tiba, tepatnya yang ada di akhir judi. Ketika durasi penyinaran matahari paling lama sepanjang tahun. Di Swedia sendiri, Midsommar ini adalah sebuah festival yang diartikan sebagai matahari yang tidak pernah atau hanya nyaristerbenam saja pada perayaan ini.

Festival Midsommar di Dunia Nyata

Sama halnya seperti di film, festival Midsommar ini akan dirayakan secara besar-besaran, lengkap dengan menggunakan mahkota bunga, tarian maypole, udara yang sangat segar, dan juga berbagai jamuan lainnya. Saking meriahnya festival ini, beberapa orang juga sampai mengajukan petisi untuk menjadikan Midsommar sendiri sebagai sebuah hari nasional yang jatuh setiap tanggal 6 juni. Namun sebenarnya selain negara Swedia, ada juga masyarakat yang berasal dari negara lain yang juga merayakan festival serupa. Sebut saja seperti Finlandia dengan perayaan Juhannus-nya. Lalu di Norwegia juga ada festival Sankt Hans After sementara di negara Denmark disebut dengan perayaan Sankt Hans Often.

Di luar kawasan Nordik, negara lain yang ada di Eropa seperti halnya Portugal dan Hungaria juga ikut merayakannya festival ini. Bahkan di Brasil dan juga Kanada, masyarakat merayakannya sebagai sebuah Hari Santo Johannes. Di Latvia, perayaan ini adalah sebuah peringatan yang disebut dengan Ligo atau Jani. Perayaan tersebut menjadi perayaan terbesar yang dirayakan setiap tahun.

Sejarah

Sejarah dari festival Midsommar ini sudah dimulai yaitu sejak masa agraria. Atau festival ini yang sudah dimulai sejak abad ke-6. Festival yang dilakukan untuk menyambut musim panas tiba dan juga untuk mendorong kesuburan. Festival ini nantinya akan dirayakan oleh masyarakat di pusat Swedia dan akan diadakan dalam waktu semalam suntuk karena matahari bersinar dalam jangka waktu yang cukup lama.

Menurut kepercayaan Pagan, keajaiban nantinya akan datang berlimpah antara siang dan juga malam dimana dunia kita dan juga dunia roh, yang baik dan juga jahat, posisinya akan sangat tipis saat festival ini dirayakan. Perayaan Midsommar yang kemudian terus berkembang setiap tahunnya. Pada abad ke-16 maypole diperkenalkan. Tiang tinggi ini nantinya akan dihiasi oleh dedaunan dan juga oleh bunga yang juga digunakan untuk menghiasi rumah.

Zaman dulu ada juga pria hijau atau pria yang mengenakan kostum dari tumbuhan pakis dari ujung kepala sampai ujung kaki mereka. Namun, saat kristen masuk ke Eropa pada akhir abad pertengahan, budaya pangan yang tetap tergeser dengan budaya baru sehingga Midsommar pun kemudian disesuaikan. Midsommar yang tidak lagi diryakan secara spiritual, melainkan prayaan ini yang di rayakan sebagai sebuah prayaan musim panas biasa.

Perbandingan Midsommar dalam Film dengan Kenyataannya

Mirip seperti halnya yang ada di film, saat Midsommar orang-orang yang menari kemudian akan mengelilingi maypole sambil menyanyikan lagu-lagu folk. Bedanya adalah dalam dunia nyata, kostum di film merupakan sebuah kostum tradisional yang akan didominasi dengan warna putih sementara yang aslinya, orang akan berpakaian dengan pakaian biasa dan juga akan tampil dengan mengenakan mahkota dan juga dengan bunga yang ada di kepalanya.

Lalu ada juga beberapa bagian yang ada di film yang juga benar di lakukan di dalam festival Midsommar di dunia nyata. Midsommar memang identik dengan cinta dan juga kesuburan. Perempuan yang biasanya akan memetik bunga lalu menaruhnya di bawah bantal dan mereka akan memakan bubur asin sehingga mereka nantinya dapat bertemu dengan suaminya di dalam mimpi. Hal ini tentunya berbeda dengan versi film yang mengandung beberapa kisah fiksi. Dan pastinya perayaan, Midsommar yang dirayakan di dunia nyata tidak terkait dengan sebuah ritual persembahan atau sebuah ritual pembunuhan manusia. Hal tersebut yang hanya terjadi di dalam film, sesuai dengan genre yang diangkat oleh Aster.

Acara musik dan tarian tradisional

Puncak dari acara ini adalah dengan menari dan menyanyi di sekeliling tiang. Namun sebenarnya hal ini ditujukan untuk anak-anak, tapi semua orang yang tentu saja boleh ikut berpartisipasi. Gerakan menarinya pun sangat berbagai macam, ada saat anda harus melompat seperti kodok, menirukan sebuah belalai gajah, menirukan sebuah suara macan, bertepuk tangan dan kemudian melompat. Sesi menari dan juga menyanyi biasanya akan diadakan beberapa kali selama perayaan ini berlangsung. Hal tersebut dilakukan agar para pengunjung yang baru datang di sore hari nantinya juga bisa tetap dapat berpartisipasi.

Tempat Perayaan Midsummer

Midsummer sendiri sebuah festival khusus untuk Swedia karena di dalam festival tersebut tidak hanya menyatukan sebuah komunitas saja. Akan tetapi juga merupakan sebuah kesempatan yang baik untuk merayakan para pendatang baru dan turis asing. Bagi mereka yang mengunjungi Swedia dan ingin ikut mengambil bagian dalam pryaan pertengan musim panasi ini, maka disarakan adalah anda bisa pergi ke daerah pedesaan tempat perayaan tradisional pertengahan musim panas yang sesungguhnya berlangsung. Orang-orang nantinya bisa mengunjungi bagian tengah dari negara Swedia, yang dikenal sebagai Dalarna, di mana disini anda akan berkesempatan untuk melihat pemandangan yang spektakuler di kota-kota yang berbeda, seperti halnya Leksand atau Mora.

Tetapi orang juga tidak perlu meninggalkan kota, karena ada pilihan beberapa tempat lainnya yang layak dikunjungi selama beberapa hari disana. Di Stockholm, juga ada sebuah tempat untuk beberapa hewan liar yang disebut dengan nama Skansen yang menjadi salah satu perayaan terbesar kota ini. Tempat ini adalah salah satu tempat yang juga harus dilihat ketika anda nantinya mengunjungi ibukota.

Selain menari, biasanya mereka juga akan melakukan sebuah (Coffee Break), atau duduk santai bersama dan sambil menikmati secangkir kopi atau juga menikmati teh serta kue-kue manis yang ada di festival tersebut. Pada perayaan Midsummer, warga Swedia nantinya akan bersenang-senang dan mereka akan menikmati hari paling terang yang mereka rasakan pada pertengahan musim panas.

Midsummer Night

Midsummer Night adalah yang perayaan malam hari yang paling terang dalam setahun. Perayaan ini juga dianggap sebagai malam yang penuh dengan magis, karena itu adalah waktu terbaik untuk dapat menceritakan masa depan. Dalam malam ini konon, di malam tersebut air akan diubah menjadi anggur dan pakis akan menjadi bunga serta dipercaya banyak tanaman akan memperoleh kekuatan sebagai penyembuhan.

Tahun ini, perayaan Midsommar tidak dapat dirayakan orang-orang secara langsung, guna menghindari penyebaran Covid-19. Perayaan ini akan disiarkan melalui sebuah live streaming di Facebook Visit Sweden.

Demikian itulah beberapa hal menarik dari perayaan Midsummer di dunia nyata. Berbeda dari di film, perayaan ini tidak mengerikan, melainkan perayaan ini adalah perayaan musim panas yang menyenangkan. Orang-orang juga percaya pada hari perayaan tersebut dimana harapan di masa depan akan terkabul.

Anda Wanita ? Berani Coba Tradisi Menyakitkan yang Satu ini ?

Untuk masa ini dan masa-masa berikutnya akan selalu kental dengan yang namanya tradisi. Hal ini memang dikarenakan bumi dan semesta telah diciptakan untuk diisi oleh berbagai macam makhluk hidup termasuk golongan yang ada di dalamnya. Seperti halnya : Ras, Agama, Suku dan Budaya tercipta berbeda-beda namun tetap menyatukan sesama makhluknya. Nah, dari perbedaan ini otomatis mengajarkan manusia untuk mencari tahu lebih detail tentang semuanya. Termasuk mengenai berbagai macam kebudayaan yang ada di dunia. 

Anda Wanita ? Berani Coba Tradisi Menyakitkan yang Satu ini ?

Biasanya kebudayaan ini ada yang dikhususkan untuk seluruh masyarakat yang ada di daerahnya saja, atau di khususkan untuk para raja, untuk pra lelaki, dan lain sebagainya. Kebetulan sekali saat ini kita akan membahas mengenai daftar sbobet88 keberagaman budaya yang konon katanya sangat menyakitkan untuk golongan wanita saja ? masa iya si ? apa memang benar kejadiannya seperti itu ? maka dari itu, di sini kami akan merangkumkan semuanya hanya untuk kalian semua. Berikut ini bisa kalian lihat, beberapa tradisi yang dikatakan aneh sekali bagi semua kaum wanita yang tinggal di daerah tersebut. Apakah mungkin kalian salah satunya ? siapa yang tahu ?? 

TRADISI : Calon Pengantin Wanita Harus Menangis Selama 1 Bulan

Masuk ke tradisi pertama, dimana kalian akan menemukan provinsi Sichuan – Barat Daya China melalui google maps. Nah, di kawasan ini ada tradisi yang menurut saya sendiri sangat amat aneh. Hal ini memang dilandasi oleh tradisi yang mengharuskan calon mempelai wanita menangis setiap hari tepatnya pada malam hari selama 1 bulan penuh sebelum benar-benar pengantin ini menikah. Jika nantinya kedapatan sang calon pengantin tidak menangis, maka sang ibu langsung memukul anaknya tersebut agar langsung menangis. Hal ini memang dipercaya sangat amat penting bagi acara upacara pernikahan. Jika sudah begini , apakah kalian tertarik untuk menjadi calon pengantin disana ? 

TRADISI : Hanya Wanita Gemuk yang Boleh Menikah 

Masuk ke tradisi yang kedua, dimana ada di kawasan Mauritania – Afrika. Di negara ini tidak ada yang namanya Diet, bahkan kalau bisa kata diet benar-benar harus dihapuskan. Pasalnya, di daerah ini mengharuskan setiap wanita untuk memiliki badan yang gemuk ataupun badan yang obesitas. Mereka semua benar-benar percaya bahwasannya jika wanita yang berbadan besar akan selalu membawa keberuntungan dan kemakmuran di dalam rumah tangga mereka.

Jadi bagi wanita yang masih memiliki badan kurus, harus bisa diasupi makanan setiap hari agar bisa terlihat gemuk. Warga yang membantu para wanita bertubuh kurus tidak peduli jika pada saat sedang membantu memberikan makanan, mereka semua akan mual atau juga kelelahan. Yang penting gemuk, karena disana No Gemuk No Nikah. 

TRADISI : Memahat Gigi Sampai Runcing 

Saat ini masuk ke negara Indonesia. Dimana, negara kita yang termasuk warga di suku Mentawai di kepulauan Mentawai bagian Pantai Sumatera Barat menjalankan tradisi yang satu ini. Menurut liputan6.com , kepulauan ini sudah ada sejak 2000 tahun sebelum masehi. Dan ini menjadi salah satu yang menjalankan tradisi dalam memahat gigi menjadi runcing. Suku ini benar-benar percaya bahwa wanita yang bergigi runcing akan jauh terlihat lebih menarik dan akan memiliki hubungan yang jauh lebih baik diantara jiwa serta raga mereka.

Disini gigi wanita akan langsung diamplas dengan menggunakan pisau kasar. Yang menjadikan ini sangat amat ngeri adalah proses membuat runcingnya. Wanita yang memang gigi runcingnya ini tidak akan mendapatkan obat ataupun bius lainnya sehingga wanita ini akan jauh merasakan sakitnya di bagian saraf gigi mereka yang langsung terkena pisau secara kasar. 

TRADISI : Wanita Diarak dan Dipukul Sebelum Benar-Benar Menikah 

Masuk ke negara Brazil, dimana untuk negara ini ada wilayah yang mana sangat amat mengerikan bagi adanya para wanita yang memang ingin menikah. Pasalnya, disini terdapat kaum hawa yang akan langsung diarak dan juga langsung dipukul sehingga mereka memang tidak akan sadarkan diri ataupun juga pingsan. Ritual yang kejam ini memanglah dianggap sebagai salah satu ujian pernikahan mereka, jika memang wanita ini masih bangun dari hantamannya tersebut maka, wanita ini beanr-benar layak untuk menikah. 

TRADISI : Sengaja Merusak Payudara dengan Batu Panas 

Kebudayaan atau tradisi ini bisa kalian temui hanya di Kamerun, Nigeria serta Afrika Selatan. Disana masih ada tradisi yang benar-benar mengerikan dan menyakitkan bagi semua kaum hawa yang ada. Disini wanita yang nantinya beranjak dewasa, akan langsung merasakan sakit serta panas batu yang dibakar kemudian bisa langsung ditekan pada payudara mereka masing-masing.

Hal ini memang sudah dilakukan untuk bisa mengurangi adanya tindakan pemerkosaan yang ada. Batu panas ini benar-benar berfungsi untuk langsung merusak jaringan pertumbuhan dari payudara secara PERMANEN !! Kebayang sudah Panas l Sakit l Linu , Semua campur jadi satu. Parah si tradisi yang satu ini. 

Kira-kira jika kalian diberi pilihan ingin mencoba jadi pengantin wanita di negara mana ? kalau saya sendiri lebih baik di Afrika ya, yang buat gemukin badan wkwkwkwk.

Anehkah Tradisi ini Dimata Kalian ? Mari Buktikan !

Hal guys, balik lagi nih sama aku…. lagi, lagi dan lagi saat ini aku akan membahas langsung mengenai seputaran kebudayaan yang dimataku si menarik untuk kembali diceritakan ke kalian semua. Pasalnya, kebudayaan dan juga tradisi juga sudah menjadi sesuatu hal yang memang menarik dan juga unik untuk langsung dipelajari. Biasanya kebudayaan ini akan dilandasi dari keturunan 1 hingga keturunan lainnya.

Tak hanya itu, ada juga karakteristik dari masyarakat tertentu yang memang langsung tertuang ke dalam suatu kebudayaan yang mana tentu saja mampu untuk merepresentasikan beberapa pola pikir jangka panjang mengenai gaya hidup yang pasti unik dan juga berbeda dari 1 dengan gaya yang lainnya dalam kehidupan bermasyarakat. 

Dari sini, saya benar-benar inisiatif untuk merangkum sedikitnya standar kecantikan dari berbagai negara melalui adat kebudayaannya. Dimana, adat dan kebudayaan ini cukup menarik untuk bisa kalian jelajahi lagi nantinya. Untuk mempersingkat waktu kalian, maka disini saya akan langsung membuat sedikit rangkuman yang bisa kalian ketahui. Lebih jelasnya, langsung  saja cek semuanya di bawah ini. 

Benarkah Cantik Harus Seperti ini ?

Mungkin kebanyakan orang mengkotak-kotakkan kalau cantik itu harus putih. Namun, ini semua sepertinya tidak akan berlaku di negara-negara yang ada di bawah ini. Yang mana, wanitanya memiliki nilai dari standar kecantikan itu sendiri menurut adat istiadat atau kebudayaan yang mereka jalani. Untuk itu, yuk cek lebih lengkapnya pada bacaan yang ada di bawah ini. 

Cantik Harus Pandai Bernyanyi 

Jika kalian merasa memiliki suara yang bagus, maka kalian sudah pastinya akan sangat kesulitan untuk bisa mendapatkan pacar di China tepatnya apda suku Miao. hal ini memang dikarenakan Minoritas Miao yang mana sudah banyak dikenal sebagai petarung yang sangat handal ini jauh bersifat sebagai pekerja keras, lalu sangat amat mandiri, dan sangat pandai di dalam membuat banyak berbagai kerajinan-kerajinan tangan yang ada. 

Kawasan untuk suku Miao ini sudah tinggal di wilayah pegunungan yang mana sudah jauh dari kota. Dan untuk Etnis Miao yang sudah banyak dikenal lewat pakaian beserta aksesorisnya yang berwarna silver ini menganggap bahwasannya bernyanyi sudah menjadi talenta yang jauh lebih menarik di dalam urusan mencari pasangan yang ada. 

Menurut dari tetua di Miao, yakni Old Gao ini adalah orang-orang Tionghoa Han yang memang biasanya mudah melihat calon pasangan yang berdasarkan dari kemampuan mereka sendiri, lalu berdasarkan dari penampilan fisiknya, serta adanya kekayaan dari keluarganya masing-masing. Akan tetapi, ini semua tidak akan bisa terjadi di etnis Miao. 

Walau bisa dikatakan wajah kalian benar-benar jelek sekalipun, kemampuan kalian di dalam mengolah suara bisa sangat amat menyelamatkan kalian di dalam hubungan percintaan. Dan tak hanya itu, dengan bernyanyi bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk pengungkapan cinta yang sudah berarti. Jika dirasa kalian punya kemampuan bernyanyi, apakah tertarik untuk menikah dengan gadis-gadis yang ada di Miao ? 

Cantik Dinilai dari Kontes Kecantikan 

Biasanya menari dengan pasangan akan membuat koneksi cinta antara sepasang kekasih menjadi lebih menyatu bukan ? namun kalau dilihat dari segi budaya, tidak hanya menari dengan pasangan yang bisa jauh membuat kalian jadi menarik. Dilansir dari merahputih.com, tertulis sudah adanya salah satu suku di negara Afrika yang bernama WODAABE ini menggunakan tarian secara bersama yakni Yaake sebagai salah satu tradisi di dalam kontes kecantikan yakni Gerewol. 

Menurut dari ahli Antropologi yang berasal dari Denmark, adanya Mette Bovin ini telah menjelaskan di dalam bukunya yang memiliki judul “ Nomads who Cultivate Beauty “ bahwasannya tarian ini telah dilakukan oleh kebanyakan lelaki untuk langsung menarik perhatian dari para perempuan dengan adanya gerakan dansa yang mana bisa mengikuti gaya burung kuntul yang langsung sangat khas dari Afrika ketika sedang ingin menarik perhatian dari para pasangannya tersebut. 

Cantik dari Wangi Bawang 

Sebagian orang ada yang pro dengan bawang Merah maupun putih, dan sebagian orang lagi ada yang kontra dengan bawang Merah ataupun Putih. Namun, ini sepertinya tidak berlaku pada suku Dogon yang ada di Mali – Afrika Barat yang mana sudah menganggap bahwasannya bawang ini sudah lama menjadi tumbuhan yang mana memiliki peran integral dalam kehidupan sehari-hari mereka di sana. 

Masyarakat yang ada di Suku Dogon ini sudah percaya bahwasannya suara dan juga aroma berkolaborasi jadi 1 dikarenakan mereka ini sama-sama untuk menyebar melalui udara. Dan dari itulah, mereka sendiri benar-benar percaya bahwasannya ucapan yang baik berarti akan langsung mengandung tata bahasa dan juga pengucapan yang baik dari aroma yang sedap. 

Nah, aroma yang paling menarik dari suku ini sendiri adalah aroma makanan dan untuk sejauh ini adanya aroma bawang sudah menjadi aroma yang amat dicari dan digemari oleh para remaja suku Dogon. Dan menurut lainnya memiliki arti Aroma dari adanya para remaja Dogon ini akan langsung menggoreng bawang dengan menggunakan mentega dan menggosoknya. 

Cantik Harus Mandi dengan Urin Sapi 

Jika tadi ada aroma bawang-bawangan , maka saat ini muncul lagi dengan urin sapi. Dimana, mandi dengan urin sapi juga sudah terkenal dan populer di beberapa suku Afrika. Dikatakan pada tulisan yang dilansir dari merahputih.com bahwa peternakan ini sudah menjadi aspek paling penting ada di bagian Timur Afrika. Urin dari hewan ternak ini nantinya bisa dijadikan sebagai sabun cuci tangan, lalu bisa sebagai desinfektan dan terakhir bisa sebagai produk kecantikan ( Bleaching Rambut ). 

Suku yang bernama Dassanech yang ada di Afrika ini sudah beranggapan bahwasannya dengan memiliki aroma seperti halnya hewan ternak sudah menjadi tanda kekayaan dan juga kesuburan dari seseorang sehingga nantinya para lelaki dari suku ini akan langsung berlomba-lomba untuk bisa memiliki aroma tubuh layaknya hewan sapi ini. Dan salah satu cara ampuh paling utama dengan mandi menggunakan air urin. 

Dari semua informasi yang saya berikan ini, apakah kira-kira sangat aneh di mata kalian ?. Bersyukur yah kita semua tinggal di Indonesia, jadi aman deh sama hal-hal seperti ini. 

MACAM – MACAM KEBUDAYAAN MEXICO

Budaya meksiko yang dimana menyimpan banyak sekali keindahan yang unik yang ada di tempat tersebut. Mexico adalah salah satu negara bagian yang dimana tidak hanya unik namun disana juga terdapat banyak sekali peninggalan kebudayaan yang sangat menarik untuk dapat dijelajahi. Dimana dipengaruhi oleh sebuah peradaban kuno peninggalan dari suku Aztec dan juga Maya yang dimana merupakan salah satu suku yang sangat terkenal di dunia. Serta Mexico sendiri adalah salah satu wilayah yang dimana juga dipengaruhi oleh kolonial dari Eropa.

Mexico yang dimana juga memiliki banyak sekali budaya unik seperti permainan joker123 dan juga menarik di dunia. Terkenal juga dengan beberapa musik dan juga tariannya yang banyak sekali menampilkan sebuah budaya yang menarik di Mexico. Dimana di Mexico sendiri yang unik yang salah satunya adalah musik mariachi yang dimana musik ini sendiri adalah musik yang berasal dari abad ke 18. Personil band mariachi tradisional sendiri yang dimana dahulu terdiri dari 5 personil yang dimana yang unik dari para penyanyinya mereka akan mengenakan setelan ‘charro’.

Jika anda belum pernah mendengar dengan istilah “La Cucaracha”atau kecoak maka sangat disarankan untuk  anda dengarkan jika  nantinya anda pergi berkunjung ke Meksiko,musik ini sendiri yang dimana menjadi salah satu musik atau juga kesenian yang umumnya juga sangat sering dimainkan oleh band mariachi di berbagai tempat yang ada di Mexico seperti halnya di jalan atau di restoran. Tidak hanya itu di Mexico juga terdapat sebuah tarian rakyat yang juga umumnya biasa anda temukan jika anda pergi kesana. Jarabe Tapatio adalah sebuah tarian khas masyarakat Mexico, dimana tarian ini sendiri adalah sebuah tarian yang juga sangat ikonik yang biasanya tarian ini akan digunakan sebagai salah satu cara untuk dapat merayakan hari jadi pasangan yang ada di Mexico.

MACAM – MACAM KEBUDAYAAN MEXICO 

Beberapa festival menarik yang juga sangat sering dirayakan di Mexico menambah keindahan dari tempat ini dimana di beberapa desa-desa terpencil sering diadakannya berbagai festival unik. Dimana setiap komunitas memiliki orang suci sendiri yang sangat dihormati, dengan sebha prayan dang juga dengan profesi pada setiap tahunnya. Dari desa yang dimana sangat terpencil hingga yang ada di kota yang paling canggih di Mexico dimana biasanya akan menyempatkan satu hari yang digunakan sebagai sebuah acara pesta yang ada. Jika anda ingin mengetahui apa saja perayaan dan juga festival yang sangat menarik yang ada di Mexico anda tentunya harus membaca artikel ini sampai habis, karena akan dibahas beberapa festival dan juga perayaan yang ada di meksiko di antaranya. 

Hari kemerdekaan (16 september)

Festival atau juga perayaan pertama yang ada di Mexico yaitu adalah hari kemerdekaan mereka yang dimana biasanya akan jatuh pada setiap tanggal 16 September. Dimana di tanggal ini adalah hari libur nasional terpenting yang ada di Mexico dimana biasanya masyarakat sana akan merayakannya hari pembebasan Mexico yang merupakan hari pembebasan dari kekuasaan spanyol pada tahun 1810. Perayaan ini juga akan sangat ramai di zocalo dan juga akan dirayakan dengan pesta kembang api, music dan juga beberapa tarian khas Mexico.

Biasanya perayaan akan ada di setiap sudut Mexico baik di kota besar atau juga di desa kecil. Tentunya hal ini bisa menjadi salah satu hal yang unik yang bisa anda jumpai jika anda berkunjung ke Mexico pada tanggal tersebut, selain anda nantinya bisa merasakan kematian yang ada anda juga dapat mencicipi banyak sekali kuliner khas Mexico yang sangat lezat. 

Hari kematian (1 & 2 november)

Hal unik atau perayaan yang unik yang juga dirayakan di Mexico yaitu adalah sebuah perayaan hari kematian yang biasanya akan mereka rayakan pada 1&2 November. Selama festival ini, biasanya di  Mexico sendiri yang dimana ber tujuannya adalah untuk persembahan yang dibuat untuk para leluhur mereka. Tempat pemujaannya pun nantinya juga akan dibangun di rumah-rumah para penduduk yang dimana hal ini sendiri adalah salah satu hal yang digunakan untuk dapat menghormati kerabat yang dimana biasanya sudah meninggal dan juga dimana mereka akan sering ada pada acara semalaman pada pemakaman.

Kios-kios yang ada di Mexico dan juga beberapa pasar yang dimana juga nantinya akan menjual pan de Muertos atau juga yang biasa dikenal dengan roti khas meksiko yang biasanya akan  identik di hari kematian dan juga beberapa gula-gula berbentuk tengkorak berwarna-warni. Di lago de patzcuaro yang dimana adalah salah satu upacara penerangan obor yang sangat Indah,tarian yang meriah,dan upacara janitzio yang biasanya akan dilakukan di  sebuah pulau di tengah danau. Acara ini mungkin memiliki nama yang seram namun ternyata acara ini sendiri adalah sebuah acara yang meriah yang juga akan diramaikan oleh anak kecil yang nantinya akan berkeliling. 

Pesta perempuan Guadalupe (12 desember)

Salah satu festival yang juga di rayakan di Mexico yaitu adalah pesta Guadalupe. Ini dimana adalah sebuah festival keagamaan yang dimana festival dan juga acara ini diadakan untuk dapat menghormati Maria, wanita Guadalupe. Umat Katolik yang dimana juga pada saat upacara ini yang dimana nantinya mereka akan melakukan ziarah ke Basilika Guadalupe yang ada di Mexico City untuk dapat melihat gambar Maria. Ini juga mungkin hari libur keagamaan yang dimana di Mexico sendiri adalah salah satu hari keagamaan yang paling penting di Meksiko.

Semana santa (minggu suci)

Ini adalah sebuah hari libur utama yang biasanya akan dirayakan di Meksiko, dimana hari ini sendiri akan adanya sebuah festival yang sangat religius yang biasanya bertujuan untuk dapat merayakan sebuah kebangkitan Kristus. Dalam acara ini juga tidak lupa ada prosesi ziarah dan yang biasanya akan dilakukan oleh masyarakat Mexico. Jika anda pergi ke Iztapalapa yang ada di luar Mexico di mana festival ini berlangsung dan juga akan diadakan dalam skala besar dan biasanya festival ini yang dimana akan melibatkan banyak darah palsu! 

Guelagutza festival (july)

Jika Anda nantinya akan berada di Oaxaca dimana nantinya akan ada pada bulan Juli, Anda juga nantinya akan mungkin dapat menyaksikan acara dan juga budaya asli yang merayakan tradisi dan juga budaya di yang ada di wilayah ini. Pakaian tradisional, tarian khas, dan juga banyaknya makanan lokal adalah sebuah bagian yang akan anda temukan dari acara penuh warna ini.

Festival de san cristobal ( 16-25 juli)

Di Bulan Juli juga di Mexico ternyata ada sebuah festival dengan nama de San Cristobal, yang biasanya festival ini sendiri akan diadakan di San Cristobal de las Casas. Berwarna-warni dan juga bersemangat, pesta ini biasanya juga akan menampilkan banyak kembang api, parade, band marimba dan juga berbagai pesta-pesta dan juga banyak tradisi di wilayah Chiapas. Tidak Hanya itu Meksiko yang dimana juga ternyata sangat terkenal dengan memiliki memiliki berbagai macam budaya dan juga seni yang sangat unik seperti:

Papel Picado & Pinata

Papel Picado yang dimana di Mexico sendieri adalah sebuah sebutan untuk hiasan yang dimana biasanya akan berupa gantungan warna-warni yang nantinya akan banyak dipasang di jalan-jalan atau pun juga akan di pasang di beberapa tempat umum yang ada di Meksiko. Anda juga bisa menemukan sebuah hiasan ini yang dimana ada di sekitar rumah,  juga di area alun-alun yang dimana ramai.

Nah di pasar yang dimana juga biasanya akan diadakan di dekat alun-alun, yang dimana tampak juga beberapa pinata yang dimana biasanya akan digantung. Biasanya, pinata ini juga akan dihias dengan berbagai macam bentuk dan juga nantinya akan diisi dengan berbagai permen, coklat, atau juga dengan mainan. Setelahnya, pinata yang nantinya akan dihancurkan dengan cara dipukul untuk dapat merayakannya. 

Itulah beberapa perayaan dan juga tradisi unik yang diadakan di Mexico. Dimana berbagai perayaan unik tersebut adalah suatu hal yang mereka rayakan sejak lama, menjadi sebuah keunikan tersendiri untuk masyarakat Mexico. 

Tradisi Unik Masyarakat Adat Khas Indonesia

Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang dikenal mempunyai banyak sekali adat istiadat dan juga berbagai macam kebudayaan yang ada. Indonesia mempunyai berbagai macam pulau dimana setiap adat mempunya sebuah tradisi yang berbeda-beda, dan hal tersebut adalah salah satu hal yang menjadi sebuah keunikan tersendiri. Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi pilihan untuk berlibur karena keunikan dan juga tradisi yang ada di setiap wilayahnya. Dikenal dengan berbagai adat istiadatnya, masing-masing masyarakat di setiap daerah yang ada di indonesia mempunyai keunikan dan juga tradisi yang berbeda, semuanya tampak menarik dan juga sebagian terasa sangat mengerikan. Namun hal tersebut adalah sebuah tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun. Menurut sebuah badan statistik yang ada di indonesia sendiri ada sekitar 100 suku asli yang ada di indonesia, dalam artikel ini akan dibahas beberapa tradisi unik yang masih eksis hingga saat ini.

Ma’nene di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tradisi Ma’nene sendiri adalah salah satu tradisi unik dimana dilakukan oleh masyarakat Toraja yang dilakukan sebagai cara untuk dapat menghormati leluhur. Maka dari itu, mereka melakukan tradisi yang dimana dengan cara dandani dan mengganti pakaian untuk kemudian akan dibawa pulang kerumah. Biasanya untuk tradisi Ma’nene di Tana Toraja yang dilakukan setelah acara panen besar pada bulan Agustus, meski demikian ada pula yang juga melakukan sebuah tradisi ini pada bulan September setahun setidaknya mereka melakukan tradisi ini sebanyak tiga kali

Kebo-keboan di Banyuwangi, Jawa Timur

Kebo-keboan yang biasanya digelar adalah salah satu cara yang dilakukan masyarakat Banyuwangi, sebagai salah satu dari bentuk dan juga rasa syukur ketika hasil panen melimpah. Tradisi ini juga biasanya akan dijalankan oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya yang melakukan tradisi ini adalah Suku Osing. Setiap tahunnya, jika anda berkunjung ke banyuwangi maka anda bisa melihat upacara Kebo-keboan di Desa Alasmalang dan juga Aliyan pada tanggal 10 Muharram atau jugaSuro.

Acara kebo-keboan biasanya dimulai dengan cara mengarak orang yang sudah kerasukan roh gaib sbobet88 untuk nantinya dibawa ke Rumah Kebudayaan dari acara Kebo-keboan. Terakhir, nantinya akan ada Dewi Kesuburan dan juga Dewi Sri yang mereka percayai menaburkan benih padi kepada para petani dan juga kebo. Dalam upacara kebo-keboan ini biasanya perlunya akn tidak sadar dan biasanya akan bertingkah laku layaknya seekor kerbau.

Omed-omedan di Bali

Omed-omedan adalah salah satu dari tadidi yang juga menarik yang ada di indonesia. Menjadi sebuah tradisi yang biasanya akan dilakukan oleh pemuda Banjar Kaja, yang berada di Desa Pakraman Sesetan, Denpasar, dalam cara mereka untuk dapat menyambut pergantian Tahun Baru Caka. Acara ini juga sudah dilakukan pada sejak abad ke-18 Masehi. Hingga kini acara dan juga tradisi ini masih dilakukan.

Omed-omedan bukan sebuah tradisi ciuman seperti halnya yang terlihat di beberapa media sosial, melainkan tradisi ini adalah saling tarik-menarik. Tradisi ini juga hanya boleh dilakukan untuk seorang anggota yang baru masuk perguruan tinggi hingga juga yang belum menikah. Namun dalam tradisi omed-omedan ini yang sedang berhalangan dilarang untuk ikut serta.

Ikipalin di Papua

Tradisi yang unik yang selanjutnya terdapat di indonesia adalah Ikipalin, dimana tradisi ini dilakukan oleh suku Dani di Lembah Baliem, Papua, suku ini sendiri mempunyai sebuah cara yang cukup ekstrim dalam cara untuk mengungkapkan sebuah kesedihannya. Ketika mereka mengalami sebuah kesediaan dengan anggota keluarga atau kerabat yang meninggal, maka mereka akan melakukan tradisi potong harinya. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk mencegah malapetaka yang ada membuat nyawa hilang terulang kembali. Sebagai salah satu bentuk dari ungkapan rasa sedih nantinya mereka akan memotong jari Mereka. Ikipalin sendiri dilakukan dengan menggunakan benda tajam seperti halnya pisau dan juga kapak atau juga parang atau lainnya. Untungnya seiring dengan terbukanya sebuah suku Dani yang sekarang sudah banyak meninggalkannya.

Tatung di Singkawang, Kalimantan Barat

Tradisi selanjutnya yang juga tidak kalah unik adalah Tatung di Singkawang dimana tradisi ini sendiri layaknya debus. Tradisi yang biasanya di ramaikan pada saat acara perayaan Cap Go Meh yang ada di Singkawang, dimana dalam tradisi ini ada ratusan orang yang nantinya akan melakukan tradisi tersebut. Tatung sendiri oleh masyarakat yang berada di Singkawang mempunyai sebuah arti sebagai dari makna roh dewa dari bahasa Hakka.

Dalam cara menjaga sebuah kesaktiannya, mereka juga diharuskan untuk dapat melakukan beberapa ritual nantinya. Salah satunya adalah puasa makan daging yang biasanya akan di lakukan setiap tanggal dalam satu dan juga 15 setiap bulannya di dalam sebuah penanggalan Tiongkok.

Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Riau

Keturunan yang biasanya melakukan tradisi ini Tionghoa di Bagansiapiapi, Riau, yang mempunyai sebuah tradisi yang spesial yang biasanya akan dilakukan pada setiap Juni yang bernama Bakar Tongkang. Awalnya,tradisi ini adalah salah satu yang menjadi bentuk keputusasaan masyarakat etnis Tionghoa dimana hal ini biasanya dilakukan untuk menetap pada sebuah wilayah.

Seiring dengan perkembangan zaman, menjadi salah satu dari sebuah pengingat masyarakat dari tradisi Bagan Siapiapi yang tak biasanya dapat dilakukan di kampung halamannya. Ritual ini biasanya diadakan dengan cara membuat sebuah kapal yang layar yang nantinya akan dibakar. Sebelumnya, kelenteng yang ada di sekitarnya juga untuk melakukan upacara dalam pemanggilan roh. Biasanya nanti akan ada proses untuk memasukan roh ke dalam orang yang biasanya bersedia untuk dijadikan sebuah media.

Pasola di Sumba, Nusa Tenggara Timur

Pasola adalah salah satu upacara adat yang unik yang ada di indonesia yang masih bertahan hingga sekarang. Pasola di Sumba sendiri juga menjadi salah satu tradisi yang dilakukan biasanya turun temurun yang umumnya dilakukan oleh masyarakat yang berada di Kecamatan Wanokaka, yang berada di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Acara ini juga merupakan sebuah tradisi dengan bentuk permainan ketangkasan yang biasanya melempar lembing kayu dimana hal tersebut juga dilakukan sambil menunggang kuda.

Pasola yang biasanya digelar dalam acara untuk menyambut masa tanam. Pada zaman dahulu, biasanya yang mereka percaya bahwa dengan adanya sebuah kecelakaan pada saat acara ini berlangsung, hal ini menjadi salah satu hal sebagai pertanda baik bagi hasil pertanian mereka nanti. Hingga kini, tradisi ini juga tetap berlangsung mereka tetap bertarung pada saat Pasola guna menjaga sebuah tradisi leluhur.

Itulah beberapa Tradisi Unik Masyarakat Adat Khas Indonesia yang hingga sekarang masih dilakukan hingga sekarang ini. Menjadi sebuah tradisi yang sudah sepatutnya sebagai salah satu generasi penerus bangsa tugas kita adalah harus melestarikan dan juga menjaga tradisi dan juga kebudayaan tersebut bersama. Semoga informasi ini dapat berguna. Terimakasih.

Budaya Unik, Pentingkah Untuk Di Pertahankan?

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 9 Agustus sebagai hari Masyarakat Adat Sedunia yang ditetapkan pada tahun 1994. Ketetapan ini diberlangsungkan untuk mengakui kontribusi dari adat masyarakat demi mendukung perlindungan kepada lingkungan. Tindakan ini diberlangsungkan dalam upaya untuk melestarikan bahasa adat sebagai upaya atas tindakan untuk membalikkan kemungkinan penghancuran historis atas punahnya dialek kuno. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya faktor ekonomi beberapa suku di wilayah pedalaman tertentu, yang menyebabkan mereka tidak dapat bertahan hidup. Menurut PBB, Hari Internasional Masyarakat Adat Dunia juga dapat berperan dalam mendukung perkembangan tradisi masyarakat tersebut sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi.

Keunikan Kondisi Tubuh Akibat Berbagai Kebiasaan

1. Leher Super Panjang Ala Suku Karen Asal Thailand

Tradisi memanjangkan leher ini sudah menjadi kebiasaan unik yang berlangsung sejak dahulu kala di suku Karen. Suku ini pada mulanya berasal dari dataran tinggi Tibet. Namun sekarang, mereka menetap di kawasan Baan Tong Luang, tepatnya di distrik Mae Raem yang berada di daerah Chiang Mai, bersama dengan tujuh suku Thailand lainnya yang menempati wilayah bagian utara. Ada pula sebagian dari suku ini yang menetap di daerah Pet Pan, di negara Myanmar.

Kebiasaan ini banyak dilakukan oleh kaum wanita dari suku Karen, yang percaya bahwa semakin panjang leher yang dimiliki akan membuat penampilannya terlihat semakin anggun dan cantik. Upaya yang dilakukan dalam menciptakan leher panjang ini menggunakan tumpukan banyak cincin kuningan di leher. Faktor semakin panjangnya leher para wanita ini bisa terbentuk juga akan memberi kesan terpandang bagi wanita tersebut. Konon katanya akibat dari upaya menjenjangkan bagian leher ini, leher dari seluruh wanita yang sudah pernah dipanjangkan menjadi tidak lagi kuat menyanggah kepalanya. Sehingga cincin ini harus terus dipasang menjadi ‘kerangka’ bagi leher seumur hidup wanita tersebut. Hal ini menjadi perdebatan bagi banyak orang yang mengecam kebudayaan suku Karen ini sebagai bentuk upaya merusak tubuh.

2. Tato Badan Bermerek ‘Kalinga’ Dari Filipina

Mirip seperti suku Dayak yang berada di Kalimantan, suku Kalinga yang tinggal di Filipina ini juga memiliki tradisi dalam melukis bagian tubuhnya dengan tato. Tato ini diciptakan dengan metode ‘diukir’ pada sekujur tubuh dengan cara dipukul menggunakan peralatan kayu. Dimana tintanya terbuat dari campuran bahan alami gula dan jelaga, sehingga mampu menghasilkan warna hitam yang aman dipakai untuk kulit manusia.

Tato tersebut bukan terdiri dari corak gambar biasa, namun terdapat makna yang tersirat dibalik itu semua. Bahkan bertolak belakang dari pandangan kaum wanita yang menganggap pemakaian tato memberi tampilan yang menyeramkan, para wanita suku Kalinga mempercayai bahwa tato merepresentasikan gambaran perhiasan untuk mereka kenakan. Penggunaan tato ini bagi mereka juga melambangkan bahwa wanita tersebut sudah matang dan siap untuk dipinang. Pandangan ini mendapat kecaman dari banyak orang, terutama mereka yang menganggap pemakaian tato sebagai gambaran identik akan penjahat maupun kaum wanita yang tidak setuju akan penggambaran tato sebagai perhiasan.

3. Kepala Bertanduk Rambut Khas Suku Miao, China

Para perempuan di Suku Miao, yang tinggal di Guizhou, Tiongkok, memiliki tradisi unik dalam merias model rambutnya. Para kaum Hawa ini memelihara rambut mereka agar tumbuh panjang, serta mengumpulkan rerontokan dari rambut leluhurnya untuk dijadikan konde lebar yang memahkotai kepala mereka seperti terlihat dalam gambar berikut. Pembuatan ‘rambut berkonde’ ini digunakan dalam keperluan acara-acara adat disertai penggunaan pakaian tradisional yang bercorak cerah nan meriah.

Fakta lebih uniknya lagi, ‘mahkota’ yang dirangkai dari rambut tersebut diwariskan secara turun-temurun dari nenek ke anak perempuannya, hingga saat gadis itu dewasa dan menjadi seorang ibu, ia juga akan mewariskan ‘mahkota’ tersebut ke anak perempuannya. Tak heran kalau mahkota yang terbuat dari rambut tersebut ukurannya sangat besar dan menyerupai sebuah tanduk. Budaya ini mendapat kecaman dari beberapa orang kaum feminis, yang menganggap perayaan ini merepotkan para wanita yang melaksanakannya.

4. Menutup Hidung ‘Lambang Aurat’ Suku Apatani Di India

Suku Apatani yang tinggal di lembah Ziro, sebuah desa kecil di area Arunachal Pradesh, India. Penampilan para wanita di sana identik menggunakan tato lima garis yang dilukiskan di dagu serta melubangi kedua sisi hidungnya, lalu ditutup dengan kayu.

Hal ini dilakukan oleh para wanita tersebut dengan tujuan memberi kesan ‘kurang menarik’ agar mereka tidak dilirik oleh para pria dari suku lain. Mereka diharuskan untuk menggunakan hiasan hidung ini setiap harinya. Tradisi penggunaan ‘anting’ yang menjadi kebiasaan masyarakat suku ini sudah mulai berkurang, namun masih ada suku Apatani yang menjaga tradisi yang dimulai sejak 1970 ini. Meresponi budaya ini, beberapa kaum wanita ada yang melontarkan sejumlah kritik. Terutama bagi mereka yang tergolong kedalam kaum feminis dan mempertanyakan faktor kekuatan dari kaum wanita. Upaya masyarakat suku Apatani mempertahankan jati diri dalam membuat penampilannya terlihat jelek demi keamanan diri mereka dikecam merendahkan kualitas dari seorang wanita.

5. Bibir Lebar Sebesar Piring Khas Suku Mursi Di Ethiopia

Hal lain terjadi dalam kehidupan sosial para perempuan suku Mursi, atau yang biasa menyebut diri mereka sebagai suku Mun di Ethiopia. Bagi mereka, bibir lebar menjadi suatu keindahan. Semakin lebar ukuran bibirnya, ia akan terlihat semakin indah. Biasanya mereka menggunakan dekorasi yang ditempatkan di bibir ini menggunakan piring yang terbuat dari tanah liat atau kayu, yang berukuran 4 hingga 25 cm.

Sebelum dipasang di bibir, kebanyakan para wanita ini harus rela menanggalkan dua hingga empat giginya. Bahkan fakta yang lebih mengerikan lagi, mereka juga harus memotong bibir bagian bawahnya agar sesuai dan dapat dipasangkan dengan piring. Meskipun banyak orang terpukau hingga mengagumi keunikan budaya Ethiopia ini, namun beberapa diantaranya menanyakan manfaat dari pentingnya dilakukan kegiatan ini. Ditambah bentuk riasan yang dipakai suku Mursi sering dianggap seperti tampilan kulit berpenyakit.

Thaipusam yang Merasuki Suku Tamil

Hari Thaipusam diperingati oleh berbagai masyarakat Hindu yang tinggal di Asia seperti India, Malaysia, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, dan sebagainya. Mayoritas para suku-suku ini merupakan keturunan dari suku Tamil, bangsa Dravida yang berasal dari daerah Asia Selatan. 

Perayaan Thaipusam ini digelar sebagai wujud dalam menghormati Muragan, Dewa dalam kepercayaan Perang Hindu. Sebagai wujud dalam membuktikan penghormatan dan penebusan dosa, beberapa orang ini umumnya akan menempelkan berbagai tusukan ke kulit di bagian dada depan dan punggung belakang. Ritual ini berlangsung pada bulan ke-10 yang menggunakan sistem penanggalan kalender Hindu. Banyak orang yang menyaksikan kegiatan ini kerap menanyakan apa manfaat dari perayaan ekstrim ini. Ditambah faktor bahwa para pria yang melakukan atraksi penyembahan ini harus berada dalam kondisi trance (kerasukan).

Piknik Bertabur Bunga Cantik Di Jepang

Terdapat sebuah tradisi yang dinamakan Hanami di Jepang. Kebiasaan ini umumnya diadakan pada saat pohon sakura mulai bermekaran. Pada mulanya kegiatan ini hanya diadakan dalam kaum keluarga bangsawan, lalu kebiasaan ini mulai menyebar ke kalangan para shinsegumi (samurai) hingga akhirnya dirayakan oleh masyarakat Jepang luas.

Terdapat sedikit perubahan yang terjadi dalam perayaan Hanami ini. Berbeda dari yang dilangsungkan pada masa kini, pada jaman dulu masyarakat Jepang berkumpul di bawah pohon sakura sambil membuat dan melantangkan puisi klasik buatannya. Di Jepang, hanya ada beberapa lokasi yang dapat dipakai untuk merayakan festival Hanamiyaitu di Tokyo, Osaka, Nagoya, Hiroshima, Kyoto, dan beberapa kota lainnya dimana pohon sakura bisa tumbuh. Meskipun terlihat sebagai kegiatan yang bermanfaat, beberapa orang mengecam konsep yang diterapkan dari acara Hanami ini. ‘Menikmati keindahan, makan, minum dan bersenang-senang’, menjadi pemikiran sebagai landasan perayaan Hanami yang dianggap kaum modern perfeksionis sebagai aktivitas yang sia-sia.

Waktunya Tulip Khas Belanda

Masyarakat Belanda menyambut mekarnya bunga tulip dengan menjalankan tradisi Tulip Time. Acara berlangsung sekitar tanggal 5-13 Mei dimana banyak masyarakat lokal yang menggelar parade. Mereka mengenakan pakaian tradisional Belanda, membawa pasangannya untuk menari bersama, atau dengan teman maupun saudara bagi anak-anak, sambil menyanyikan lagu khas. Sebagian orang ada yang mengecam aktivitas ini karena menganggap bahwa sebenarnya bunga tulip tidak berasal dari Belanda. Sehingga orang Belanda dianggap telah memanfaatkan hal ini sebagai bentuk mencuri kebudayaan dari luar.

Perayaan Bertema Makanan

1. Festival Keju Bulat Berlari Khas Inggris

Buku Fotheringham’s Sporting Trivia karya Will Fotheringham Cheese Rolling Races menjadi landasan utama dari berlakunya kegiatan ini yang sudah berlangsung sejak 400 tahun. Aktivitas balapan yang dilakukan di atas bukit ini menandakan dimulainya musim panas. Para masyarakat Inggris juga menjalani Festival keju dengan harapan memperoleh hasil panen yang baik saat waktunya. Semua orang bisa mengikutinya acara perlombaan ini dengan hadiah utama mendapatkan keju terbaik buatan Diana Smart.

2. ‘Simulasi Perang’ Berbahan Tomat Kreasi Spanyol

Ribuan kilo tomat dipersiapkan sebagai ‘amunisi perang’ yang diadakan selama satu jam dalam festival yang disebut La Tomatina oleh warga setempat. Acara ini berlangsung di desa Buñol, bagian selatan dari negara Spanyol setiap 31 Agustus. Puluhan ribu turis juga datang ke acara yang digelar rutin setiap tahun ini. Agar tidak mencederai para pesertanya saat dilempar, buah tomat ini akan ditekan terlebih dahulu agar lebih lunak sebelum dilempar.

3. Parade Karnaval Emas Bola Jeruk Sunkist

Karnaval jeruk sunkis ini digelar di desa Ivrea bagian utara dari Italia dan diadakan rutin setiap bulan Februari. Acara ini menjadi simbol dari aksi perlawanan rakyat di abad pertengahan. Selama tiga hari, berbagai orang yang tergabung kedalam beberapa kelompok yang naik kereta karnaval dan mulai berperang dengan saling melempar jeruk. Penonton di sekitar juga boleh ikut serta melempari jeruk. Hanya perlu lebih diperhatikan, karena buah jeruk ini lebih keras daripada tomat. Sehingga hidung bisa berdarah atau memberi memar di kepala saat mengenai wajah.

Ketiga jenis perayaan ini terlihat unik bagi banyak orang yang melihatnya. Namun beberapa orang lainnya mengecam, karena menganggap hal ini sebagai wujud ‘buang-buang makanan’. Terutama saat membandingkan banyak negara lain masih mengalami kesulitan untuk mencukupi salah satu kebutuhan utama tersebut bagi masyarakatnya.

Budaya Mistis Populer di Indonesia

Indonesia masih terkenal sangat kuat dalam mempercayai kepercayaan kuno yang diwariskan oleh keluarga. Meskipun umumnya beberapa daerah kota besar sudah mulai meninggalkan kepercayaan itu, namun di beberapa kota kecil di daerah-daerah tertentu, masih sangat kuat mempercayai akan hal ini. Dapat disaksikan pada sikap masyarakatnya yang lebih gentar dalam menyikapi isu mistis dan hal-hal gaib, terutama yang populer di wilayahnya masing-masing. Banyak tempat maupun obyek-obyek keramat juga dipercayai memiliki kekuatan tertentu. Meskipun faktor daya dan tenaga seperti listrik sudah memasuki daerah tersebut, namun seringkali dalam waktu malam hari mereka tetap merasa takut untuk bepergian keluar rumah. Terlebih lagi jika harus keluar sendiri atau melewati daerah tertentu yang dianggap angker atau keramat. Selain memegang kuat kepercayaan tradisional, aneka kebudayaan tradisional juga masih dipegang kuat, dimana hal ini menjadi faktor masih berkembang kuatnya kepercayaan akan tradisi dan kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun.

Kepercayaan Untuk Alam

Beberapa hal dipercayai masyarakat setempat sebagai bentuk untuk menghormati alam ini sebagai suatu hal yang memiliki kekuatan. Dan dikerenakan alam dianggap seolah-olah juga memiliki kekuatan, muncul berbagai kepercayaan yang menyebutkan bahwa alam juga memiliki sifat seperti layaknya manusia atau hewan. Alam yang mereka percayai dianggap sering meminta bentuk penghormatan. Seperti beberapa cerita akan tindakan pengorbanan yang sering dilakukan di daerah-daerah pedalaman, atau juga sering dijadikan cerita dalam film modern bertema horor maupun thriller. Dan dengan memberlangsungkan perayaan ini, umumnya masyarakat setempat percaya bahwa alam akan memberikan hasil yang baik bagi panen mereka di masa mendatang.

1. Festival Pasola, Sumba

Pasola adalah nama dari sebuah kegiatan perang yang menjadi ritual berdarah yang menjadi kepercayaan di daerah ini. Pasola sendiri diambil dari kata ‘pa’ yang berarti permainan dan ‘sola’ yang berarti tombak atau lembing kayu, dan merupakan adat dari Marapu, kepercayaan lokal masyarakat Sumba. Festival ini dapat digambarkan sebagai wujud kegiatan kolosal seperti yang ditampilkan dalam film-film serupa, hanya bedanya ini nyata tanpa narasi maupun settingan yang dibuat. Kegiatan ini umumnya diadakan kisaran awal bulan februari hingga bulan maret. Namun waktu pastinya tidak ditetapkan, karena biasanya baru diputuskan oleh pemuka agama setempat sekitar 1 – 2 minggu sebelumnya. Kebiasaan ini berlangsung selama beberapa sekali secara bergantian diadakan di beberapa desa yang berada di Kabupaten Sumba Barat. Perayaan festival ini dilakukan oleh dua kelompok yang terdiri dari laki-laki terpilih di pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Saat sudah siap, para lelaki ini kemudian masing-masing menaiki kuda dan berusaha melukai satu sama lainnya menggunakan tombak tumpul berbahan kayu dengan cara dilempar. Meskipun tumpul, tombak ini dipercaya dapat melukai para pria yang berada di medan hingga berdarah. Masyarakat Sumba pun mempercayai bahwa mereka yang meninggal akibat perayaan ini telah melakukan suatu pelanggaran sosial atau kesalahan sebelumnya, sehingga perlu dihukum dengan cara diambil nyawanya oleh Dewa. Meskipun mengalami persitegangan selama festival Pasola ini, peraturan setempat mencatat bahwa tidak boleh ada dendam yang terjadi antar kedua belah pasukan. Dan jikalau terjadi amarah, hanya boleh diselesaikan pada pertandingan Pasola yang berikutnya.

Festival Kepercayaan Pasola

Para laki-laki ini mengenakan atribut warna-warni dalam melakukan atraksi Pasola. Para kuda yang ditunggangi juga dikenakan atribut hiasan berwarna-warni yang cukup meriah. Menurut kepercayaan setempat, mereka percaya bahwa setiap darah yang keluar dapat memberi kesuburkan pada tanah dan bermanfaat bagi hasil panen berikutnya. Maka dari itu acara ini juga diselenggarakan sebagai ucapan syukur kepada dewa. Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan pertunjukkan ini dengan baik dapat mencari lokasi yang cukup jauh dari medan festival, serta pastikan terlebih dahulu lokasi yang memungkinkan untuk dapat pergi berlindung jika terjadi kerusuhan setelah festival selesai. Mirip seperti acara pertandingan bola, kerusuhan juga menjadi hal yang lumrah untuk terjadi akibat dari ketidakpuasan penonton akan festival yang ditunjukkan. Acara ini sering disebut hanya merupakan settingan semata untuk memajukan faktor wisata dari kawasan NTT demi mendatangkan turis yang dibuat penasaran.

2. Ritual Ma’ Nene, Sulawesi

Tradisi Manene Toraja

Masyarakat Toraja yang mendiami wilayah Sulawesi Selatan percaya bahwa roh leluhur yang sudah meninggal tidak pernah meninggalkan keluarganya. Sehingga mereka meyakini bahwa roh-roh ini selalu turut serta membantu keluarga yang ditinggalkan. Ritual ini masih diberlangsungkan hingga saat ini, dan diadakan setiap tiga tahun sekali. Ritual Ma’ nene menjadi suatu cara yang tetap dipegang teguh untuk menghormati leluhur. Kegiatan penghormatan ini diadakan dengan cara menggali kuburnya, mengganti pakaian mayat tersebut dan mendandaninya, kemudian membawanya pulang ke rumah. Suku Toraja sudah mengenal cara mengawetkan mayat dengan baik, sehingga umumnya mayat leluhur yang dibongkar masih tetap relatif baik kondisinya. Tradisi ini dimulai dari kisah seorang pemburu bernama Pong Rumasek dalam mendapati sebuah jasad tergeletak di tengah jalan dalam kondisi yang sangat buruk. Akhirnya menggerakan rasa iba di hatinya yang membuat Pong Rumasek memutuskan untuk melepaskan pakaian yang dikenakannya, dan memakaikan baju itu kepada mayat tersebut. Keajaiban terjadi saat Pong Rumasek pulang ke rumahnya. Ia mendapati kondisi lahan pertanian yang berada disana telah berubah menjadi siap dipanen, sedangkan waktu panen belum tiba. Hal ini yang menjadi kepercayaan turun temurun dan terus dilakukan oleh masyarakat Toraja yang menganggap hal ini dapat memberi jaminan akan kondisi tanah yang baik di kemudian hari. Ritual ini umumnya dilangsungkan berkisar setelah masa panen dikumpulkan hingga saat sebelum mengawali masa tanam yang baru.

Selain kedua perayaan tersebut, masih banyak kegiatan unik yang berbau mistis di berbagai wilayah Indonesia lainnya. Aneka kepercayaan ini umumnya diadakan berkaitan dengan hubungan antar kelompok yang bermusuhan, untuk membela kehormatan, perayaan untuk membuang sial, sebagai bentuk ungkapan belasungkawa, hingga tindakan yang dilakukan dalam menghukum pelanggaran adat dan norma hukum yang terjadi. Bagaimanakah masyarakat modern dapat menyingkapi kebudayaan unik seperti ini? Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam hal positifnya, perayaan tradisi di daerah umumnya masih sangat mengangkat unsur yang kuat akan keluarga dan antar masyarakat. Hal inilah yang harus diingat dan terapkan dalam kehidupan masyarakat modern. Agar tidak menjadi terlalu individualis dan hanya mementingkan urusan diri sendiri saja.

Gurih Sedap Lihat Ritual Mengerikan Di Dunia Ini

Ritual akan selalu memiliki sebuah keselarasan diantara Agama, Suku, Kebudayaannya dan juga Adat Istiadat yang memang sudah dijalankan sejak turun temurun dari generasi 1 ke generasi yang lainnya. Namun, menurut mimin sendiri, Ritual ini lebih masuk nyata kepada sebuah kebudayaan. Dimana, kebudayaan itu sendiri ialah salah satu cara atau pola hidup yang memang sudah dimiliki oleh sebuah kelompok orang yang memang benar mewariskan sebuah tindakan untuk generasi penerus dari daerah itu sendiri.

Selain daripada itu, kebudayaan ini sendiri juga tidak akan pernah lepas dan mencoba kabur dari ada banyaknya sebuah unsur akulturasi dari adanya Adat Istiadat tadi. Sehingga , yang dominan menonjol di dalamnya ialah bahasa dari daerah itu sendiri.

Salah Satu Tradisi Aneh Yang Masih Berlaku Hingga Saat Ini

Dari sini pun , kalian juga mengetahui lebih jelas bahwasannya akan selalu erat kaitannya dengan beberapa ritual budaya yang memanglah dianggap sangat aneh serta mengerikan bagi sebagian besar orang yang ada. Dan yang membuat unik di mata dunia ini ialah, ritual aneh nan mengerikan itu masih saja terus berjalan hingga sampai saat ini di seluruh dunia ini.

Mimin membuat beberapa ritual yang bisa kalian ketahui dari salah satu situs yang ada. Dimana, akan terdapat hal-hal mengerikan yang di lakukan dari Ritual ini sendiri. Langsung saja, Check on list mengenai ritual aneh yang sudah tersebar di seluruh dunia ini.

Ritual Mengerikan Yang Masih Berlaku Di Era Digital ini

# Ritual Si Manusia Kanibalisme

Kalau di Indonesia sendiri , Sumanto the same as cannibalism. Yak berarti adalah ritual memakan daging sesamanya. What ?… aduhhh.. gak pernah kebayang ritual ini masih di jalankan ternyata.

Dari pengertian umumnya sendiri, Kanibalisme ini adalah praktik untuk bisa memakan dagi atau anggota tubuh manusia. Terutama organ tubuh yang ada di dalam manusia si ( sumpah deh, merinding mimin ). Salah satu kasus yang masih terjadi sampai saat ini ialah berada pada Suku Korowai, di Papua bagian Tenggara yang dimana masih masuk kedalam wilayah Indonesia.

Suku ini sendiri memiliki sebuah aturan yang dimana nantinya jika diketahui oleh seseorang dalam melakukan sebuah praktik dukun atau juga malah menjadi dukun tersebut. Maka, orang ini harus siap-siap di siksa lalu di bunuh dan di makanlah bagian tubuhnya ini. bahkan ada juga sebagian mengatakan jika otak dari orang tersebut langsung disantapnya saat masih hangat-hangatnya. Dan dari snilah para Antropologis meyakini bahwa ritual ini suah jarang dilakukan dan menjadi mitos belaka saja.

Jadinya, kalian lebih percaya atas cerita-ceritanya atau team dari ahli Antropologis nih guys ?..

# Ritual Bernama Nekropagi

Kurang lebihnya untuk ritual ini sendiri akan sama seperti Kanibalisme. Namun memiliki perbedaan atas apa yang nantinya di makan itu. Jika kanibalisme tadi memakan manusia yang masih hidup penuh akan penyiksaan, al ini akan jauh berbaning terbalik. Dimana ritualnya ini dengan menggunakan mayat saja.

Untuk ritual Nekropagi ini di lakukan langsung oleh suku Aghori yang berasalkan dari Negara India, kota Varanasi. Para orang-orang disna sudah sangat meyakini bahwsannya ketakutan yang terjadi pada agen sbobet manusia ini ektika mereka dihadapkan kepad kematiannya sendiri. Lalu, dengan di hadapkan pada hal ini, maka nantinya seseorang bisa mencapai sebuah pencerahan yang ada. ( sedikit bingung si, kalau di era sekarang mah di bilang Sikopat fix ).

Mengenai mayat-mayat yang biasanya di konsumsi yakni mayat yang memanglah tidak untuk di kremasi di dalam agama Hindu. Misalnya saja seperti Orang-orang yang suci, anak masih balita, ibu sedang hamil, manusia yang mengidap penyakit leprosy serta mayat yang memang melakukan bunuh diri. Mayatnya nanti akan di makan secara langsung atau juga bisa dimasak di api besar yang terbuka umum.

Diyakini sudah adanya ritual ini sendiri menjadi sebuah pendekatan Ilmiah untuk bisa menemukan mengenai bagaimana sebenarnya itu terjadi sebuah siklus kehidupan yang telah terjadi dan akan lebih mendekatkan diri kepada pencerahan yang baru.

# Ada Yang Tahu Ritual Impaling ?

Bagi kalian ritual ini memang asing, namun tidak bagi Negara Tailhand. Dimana, ini menjadi festival tahunan vegetarian yang memang suka diadakan di Phuket , Thailand dan telah menjadi salah satu festival yang memanglah paling fenomenal dan mengerikan yang pernah ada ini.

Kurang lebihnya 10 hari penduduk keturunan Thai-Chinese yang tinggal di daerah tersebut akan menjadi sesosok yang vegetarian dengan memiliki sebuah tujuan ntuk bisa membersihkan diri mereka masing-masing. Namun yang membuatnya serem bukanlah mengharuskan mereka selama 10 hari memakan sayuran.

Melainkan, dari festival ini akan kalian temui bahwa mereka semua akan memasukan sebuah tombak, atau Pedang, pisau kecil, kail dan beberapa sajam lainnya ke pipi yang mereka semua miliki. Dari sinilah mereka semua yakin jika yang diatas ini ( Para Dewanya ) bisa masuk kedalam tubuh disaat mereka benar-benar melakukan ritual tersebut. Selain itu, mereka juga mengatakan bahwasannya bisa untuk melindungi mereka semua yang menjalankan dari adanya kejahatan dan justru akan membawa sebuah keberuntungan bagi komunitasnya mereka ini.

# Seni Tubuh Yang Sadis, Scarification

Hayo hayo, dari nama ritualnya sendiri sudah tahu dong ini menjadi ritual yang berbahaya. Dan ritual ini sendiri sama seperti Kanibalisme yang beraal dari Daerah Papua, Indonesia. Dikenal sudah suku Kaningara menjadi suku di Papua yang menjalankan ritual Scarification. Dimana ini menjadi sebuah ritual dengan mencakar, menggores tubuh, membakar serta mencap tubuh, memotong bagian kulit yang ada sebagai tindakan mengubah bentuk tubuh.

Nah, suku Sacarifiction ini dilakukan dengan adanya sebuah tujuan untuk bisa menguatkan adanya hubungan mereka dengan lingkungan sekitar. Walau dinilai dari para ahli yang ada, ini menjadi ritual yang beresiko tinggi.

Selain nantnya kalian merasakan sebuah rasa sakit ini, resiko yang di timbulkan memaglah sangat tinggi akan terjangkit sebuah infeksi dan juga terdapat trauma ke kulit yang kalian miliki. Hal ini sudah didasari olehpemotong ahli dari suku merekayang sudah mencapai sebuah kedewasaannya. Selain Indonesia, ternyata Negara Ethiopia ini melakukan ritual seram yang satu ini.

# Amzon Dengan Ritual Yanomami

Ritual ini sendiri juga sudah di ambil langsung dari suku Yanomami di Amzon. Dimana, mereka memiliki ritual unik untuk bisa menghadapi kematian dari seseorang. Dan ritual ini sendiri di kenal sudah dengan ritual Funeral Ritre yang sudah di bagi menjadi 3 tahapan yaitu Suku Yanomami yang bisa menunjukkan sebuah kemarahan dan kesedihan dengan cara memasukkan tobacco ke dalam mulut yang mereka miliki. Nah, darisinilah mayat akan di kremasi dikarenakan mereka percaya sekali bahwasannya dengan mengubur mayat tersebut berarti mereka bisa untuk meninggalkan daripada untuk bisa membebaskan. Dan di tahap terakhir ritual ini abunya akan dimakan secara langsung dengan buah pisang .

Mengejutkan!! Budaya Ini Benar Terjadi Di Dunia

Suatu negara pastinya akan memiliki wilayah yang berbeda-beda termasuk adat istiadat, kebiasaan yang berbeda, hingga sampai pada kebudayaannya pun juga berbeda dari yang lainnya. Hal ini biasanya dipengaruhi dari adanya kepercayaan tradisional di wilayah tersebut. Bisa kita ambil contoh di negara Indonesia bahwasannya tiap-tiap wilayah pasti memiliki ciri khas budayanya masing-masing. Entah itu dari bahasanya, kebiasaannya, tarian-tarian dan bentuk rumah adatnya, lagu-lagu tradisional yang dimiliki, serta berbagai macam bentuk kebudayaan hingga terkadang kita sendiri tidak bisa mengenalinya secara mendalam. Ya sekilas mungkin kita tahu namun pada hal yang mendasar nya saja.

Mengejutkan!! Budaya Ini Benar Terjadi Di Dunia

Yang membuat berbeda dan unik ialah kebudayaan ini terkadang tidaklah memandang apakah ini berlangsung secara damai nantinya dan bisa mendatangkan suatu kebahagiaan atau bahkan hal ini bisa sebagai budaya yang bertentangan sekali dengan ajaran agama, norma-norma yang telah berlaku, serta ketetapan peraturan dari negara tersebut.

Namun percaya atau tidak percaya akan hal ini, kebudayaan inipun mencerminkan adanya suatu kepercayaan yang bukan hanya isapan jempol semata dan suatu imajinasi saja tetapi real adanya di dunia ini. kebudayaan ini biasanya kebudayaan ini sudah menjadi warisan turun-temurun dari negara dan wilayahnya tersebut yang selalu dilakukan oleh masyarakat sekitar titik lalu kira-kira apa saja kebudayaan aneh yang masih terus terlaksana hingga zaman modern seperti ini? Yuk langsung saja simak selengkapnya dibawah ini.

Kebudayaan aneh dan mengerikan yang terjadi di dunia ini

#1 bukan dikubur tapi ini pemakaman dari langit

Umumnya beberapa kebudayaan atau tradisi yang mengandung suatu kepercayaan akan nenek moyangnya pastilah berbeda-beda. Termasuk dalam acara pemakaman yang satu ini. biasanya kita melihat pemakaman seseorang dengan cara di kuburkan lalu ada juga yang caranya dibakar. namun dalam tradisi pemakaman ini ada yang sangat berbeda dan unik terlihatnya bahkan sungguh amat aneh pasalnya di Tibet terdapat pemakaman langit yang menjadi ritual penuh makna keagamaan yang sangat amat besar. Sebutannya Tibetians atau rakyat Tibet ini yang mendorong untuk menyaksikan ritual ini secara langsung sebagai salah satu sikap untuk menghadapi kematiannya secara terbuka dan merasakan ketidak kekalan hidup itu ada.

Setelah sebelumnya melakukan suatu nyanyian dan juga upacara maka mayat termasuk organ dalamnya akan dipotong-potong dan dipersembahkan untuk burung pemakan bangkai. Hal ini sangat diyakini sebagai salah satu kelemahan dari Dakinis atau dalam artian masyarakat Tibet ialah malaikat. Dari kepercayaan ini diyakini bahwasannya Dakinis akan membawa jiwa-jiwa ini ke surga.

#2 tradisi jalan di atas bara api yang masih menyala

masuk ke negara Malaysia tepatnya di Penang kalian bisa menemui sebuah festival yang nantinya dikenal dengan festival sembilan dewa kaisar dan juga termasuk ke dalam perayaan Tao. kalian nanti akan menemukan salah satu ritual yang memang selalu dilakukan dalam festival ini merupakan ritual pemurnian yang di mana, seseorang akan terus berjalan diatas bara api tanpa menggunakan bantuan alas kaki apapun itu. Hal ini jelas dimaksudkan sebagai suatu kepercayaan untuk menghilangkan kotoran dan pengaruh jahat terhadap seseorang. Nggak kebayang si panasnya kaya gimana itu secara lho bara api nya masih menyala gitu. Jika kalian dikasih pilihan kira-kira mau nggak ya nyoba hal seperti ini??..

#3 melakukan tarian bersama dengan mayat

ini bisa dikatakan salah satu kebudayaan yang paling ekstrem si mengarah nyata hal-hal yang horor gitu titik bagaimana tidak kebudayaan ekstrim ini memang sudah terjadi dan masih dilakukan sampai saat ini di wilayah Madagaskar. Penduduk di sekitar sana memiliki kepercayaan bahwasannya semakin cepat tubuh untuk terurai maka semakin cepat juga arwah dari jenazah tersebut bisa mencapai akhirat.masyarakat di sana melakukan ritual ekstrem ini tiap 2 hingga 7 tahun dengan cara menggali kuburan orang-orang tercinta mereka yang kemudian mengajaknya secara langsung untuk menari seolah-olah jenazah yang diambil ini merupakan orang yang masih hidup titik bahkan yang membuatnya lebih parah lagi ialah mereka tak segan-segan untuk menambahkan keramaian di acara tersebut dengan menghidupkan musik yang volumenya sangat amat keras di area makam.

#4 kebudayaan kanibalisme yang berjalan di era modern

kalau berbicara soal kanibalisme pasti kalian semua akan mengingat kasus yang dilakukan oleh Sumanto yang ada di Indonesia. Dimana Sumanto tak tega untuk menghabisi orang-orang tak bersalah ini lalu memakan potongan-potongan tubuh dari orang yang telah dibunuhnya tersebut. Ini bisa jadi hal yang sangat amat sadis dan juga menjijikan. Walau dikatakan seperti itu ternyata kebudayaan ini masih terus berjalan hingga sampai era modern saat ini titik dimana penggunaan teknologi sudah berkembang namun adat istiadat ataupun kebudayaan dari suatu wilayah tidak akan pernah mati tertelan perkembangan zaman.

Jika kalian ingin melihat kebudayaan aneh ini atau kebudayaan paling ekstrem ini bisa saja kalian kunjungi di kota varanasi, negara India dan dilakukannya oleh suku aghori babas.dalam kebudayaan Hindu kita bisa lihat terdapat 5 jenis mayat yang tidak akan bisa untuk dikremasi yaitu: mayat untuk orang-orang Suci, mayat yang masih anak-anak,mayat wanita yang sedang hamil atau wanita yang masih single serta mereka yang meninggal di akibatkan penyakit kusta dan juga gigitan ular. nah dikarenakan dari 5 jenis mayat ini tidak akan bisa untuk dikremasi, maka dari itu jasad mereka akan sengaja dibiarkan untuk mengapung di sungai Gangga dan akhirnya dimakan oleh suku aghori. cukup menarik bolehlah sekali-kali datang ke sana untuk melihat langsung hehehe.

#5 bermain-main dengan Voodoo yakni kepemilikan spiritual

Mungkin untuk ritual yang satu ini menjadi salah satu ritual kebudayaan yang sudah sangat amat terkenal dari tahun ketahun nya. Di mana ritual kebudayaan Voodoo ini menjadi salah satu kebudayaan yang ada di daerah Afrika barat sebagai suatu agama yang diyakini. Hampir sama kaya gambar-gambar yang pernah terdapat di dalam adegan film-film terkenal, Yang ritualnya memang bertujuan untuk membuat tubuh dari korbannya ini bisa untuk dikendalikan secara langsung oleh pelaksana ritual tersebut. Kalau di Indonesia mungkin seperti santet kali ya.

Nantinya kalian yang sebagai korban akan bisa untuk dikendalikan masuk ke dalam sebuah hutan di mana tubuhnya langsung digunakan oleh roh bumi selama 3 hari lamanya tanpa diadakan makan serta minum titik ritual ini ternyata benar-benar sangat berbahaya dan akan bisa menimbulkan luka pada korban tanpa disadari sedikitpun.

#6 memberikan penghormatan terhadap kematian

Suku yang hidup di pedalaman Amazon ialah suku yanomami yang di mana ini menjadi suku yang benar-benar paling primitif di dunia. Bagi suku ini yakni yanomami kematian bukan menjadi suatu fenomena yang benar-benar alami. Suku di sana akan melakukan kremasi mayat dari anggota suku yang meninggal kemudian abunya tersebut akan dicampurkan dengan pisang agar bisa berfermentasi ( waduhh, gak kebayang nih gimana bentukannya ). nah d campuran abu mayat dan juga pisang ini nantinya hasil itu akan dikonsumsi oleh suku-suku tersebut dengan maksud untuk memastikan bahwasannya semangat hidup dari orang mati tersebut akan tetap hidup abadi di tubuh suku yang masih hidup. Wahhhh ini si gila banget ya gengss, aduh merinding nih kalo sampe ketemu suku ini. Isi tubuhnya sebagian adalah orang-orang yang sudah tidak bernyawa.