Tradisi Unik Masyarakat Adat Khas Indonesia

Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang dikenal mempunyai banyak sekali adat istiadat dan juga berbagai macam kebudayaan yang ada. Indonesia mempunyai berbagai macam pulau dimana setiap adat mempunya sebuah tradisi yang berbeda-beda, dan hal tersebut adalah salah satu hal yang menjadi sebuah keunikan tersendiri. Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi pilihan untuk berlibur karena keunikan dan juga tradisi yang ada di setiap wilayahnya. Dikenal dengan berbagai adat istiadatnya, masing-masing masyarakat di setiap daerah yang ada di indonesia mempunyai keunikan dan juga tradisi yang berbeda, semuanya tampak menarik dan juga sebagian terasa sangat mengerikan. Namun hal tersebut adalah sebuah tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun. Menurut sebuah badan statistik yang ada di indonesia sendiri ada sekitar 100 suku asli yang ada di indonesia, dalam artikel ini akan dibahas beberapa tradisi unik yang masih eksis hingga saat ini.

Ma’nene di Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tradisi Ma’nene sendiri adalah salah satu tradisi unik dimana dilakukan oleh masyarakat Toraja yang dilakukan sebagai cara untuk dapat menghormati leluhur. Maka dari itu, mereka melakukan tradisi yang dimana dengan cara dandani dan mengganti pakaian untuk kemudian akan dibawa pulang kerumah. Biasanya untuk tradisi Ma’nene di Tana Toraja yang dilakukan setelah acara panen besar pada bulan Agustus, meski demikian ada pula yang juga melakukan sebuah tradisi ini pada bulan September setahun setidaknya mereka melakukan tradisi ini sebanyak tiga kali

Kebo-keboan di Banyuwangi, Jawa Timur

Kebo-keboan yang biasanya digelar adalah salah satu cara yang dilakukan masyarakat Banyuwangi, sebagai salah satu dari bentuk dan juga rasa syukur ketika hasil panen melimpah. Tradisi ini juga biasanya akan dijalankan oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya yang melakukan tradisi ini adalah Suku Osing. Setiap tahunnya, jika anda berkunjung ke banyuwangi maka anda bisa melihat upacara Kebo-keboan di Desa Alasmalang dan juga Aliyan pada tanggal 10 Muharram atau jugaSuro.

Acara kebo-keboan biasanya dimulai dengan cara mengarak orang yang sudah kerasukan roh gaib sbobet88 untuk nantinya dibawa ke Rumah Kebudayaan dari acara Kebo-keboan. Terakhir, nantinya akan ada Dewi Kesuburan dan juga Dewi Sri yang mereka percayai menaburkan benih padi kepada para petani dan juga kebo. Dalam upacara kebo-keboan ini biasanya perlunya akn tidak sadar dan biasanya akan bertingkah laku layaknya seekor kerbau.

Omed-omedan di Bali

Omed-omedan adalah salah satu dari tadidi yang juga menarik yang ada di indonesia. Menjadi sebuah tradisi yang biasanya akan dilakukan oleh pemuda Banjar Kaja, yang berada di Desa Pakraman Sesetan, Denpasar, dalam cara mereka untuk dapat menyambut pergantian Tahun Baru Caka. Acara ini juga sudah dilakukan pada sejak abad ke-18 Masehi. Hingga kini acara dan juga tradisi ini masih dilakukan.

Omed-omedan bukan sebuah tradisi ciuman seperti halnya yang terlihat di beberapa media sosial, melainkan tradisi ini adalah saling tarik-menarik. Tradisi ini juga hanya boleh dilakukan untuk seorang anggota yang baru masuk perguruan tinggi hingga juga yang belum menikah. Namun dalam tradisi omed-omedan ini yang sedang berhalangan dilarang untuk ikut serta.

Ikipalin di Papua

Tradisi yang unik yang selanjutnya terdapat di indonesia adalah Ikipalin, dimana tradisi ini dilakukan oleh suku Dani di Lembah Baliem, Papua, suku ini sendiri mempunyai sebuah cara yang cukup ekstrim dalam cara untuk mengungkapkan sebuah kesedihannya. Ketika mereka mengalami sebuah kesediaan dengan anggota keluarga atau kerabat yang meninggal, maka mereka akan melakukan tradisi potong harinya. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk mencegah malapetaka yang ada membuat nyawa hilang terulang kembali. Sebagai salah satu bentuk dari ungkapan rasa sedih nantinya mereka akan memotong jari Mereka. Ikipalin sendiri dilakukan dengan menggunakan benda tajam seperti halnya pisau dan juga kapak atau juga parang atau lainnya. Untungnya seiring dengan terbukanya sebuah suku Dani yang sekarang sudah banyak meninggalkannya.

Tatung di Singkawang, Kalimantan Barat

Tradisi selanjutnya yang juga tidak kalah unik adalah Tatung di Singkawang dimana tradisi ini sendiri layaknya debus. Tradisi yang biasanya di ramaikan pada saat acara perayaan Cap Go Meh yang ada di Singkawang, dimana dalam tradisi ini ada ratusan orang yang nantinya akan melakukan tradisi tersebut. Tatung sendiri oleh masyarakat yang berada di Singkawang mempunyai sebuah arti sebagai dari makna roh dewa dari bahasa Hakka.

Dalam cara menjaga sebuah kesaktiannya, mereka juga diharuskan untuk dapat melakukan beberapa ritual nantinya. Salah satunya adalah puasa makan daging yang biasanya akan di lakukan setiap tanggal dalam satu dan juga 15 setiap bulannya di dalam sebuah penanggalan Tiongkok.

Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Riau

Keturunan yang biasanya melakukan tradisi ini Tionghoa di Bagansiapiapi, Riau, yang mempunyai sebuah tradisi yang spesial yang biasanya akan dilakukan pada setiap Juni yang bernama Bakar Tongkang. Awalnya,tradisi ini adalah salah satu yang menjadi bentuk keputusasaan masyarakat etnis Tionghoa dimana hal ini biasanya dilakukan untuk menetap pada sebuah wilayah.

Seiring dengan perkembangan zaman, menjadi salah satu dari sebuah pengingat masyarakat dari tradisi Bagan Siapiapi yang tak biasanya dapat dilakukan di kampung halamannya. Ritual ini biasanya diadakan dengan cara membuat sebuah kapal yang layar yang nantinya akan dibakar. Sebelumnya, kelenteng yang ada di sekitarnya juga untuk melakukan upacara dalam pemanggilan roh. Biasanya nanti akan ada proses untuk memasukan roh ke dalam orang yang biasanya bersedia untuk dijadikan sebuah media.

Pasola di Sumba, Nusa Tenggara Timur

Pasola adalah salah satu upacara adat yang unik yang ada di indonesia yang masih bertahan hingga sekarang. Pasola di Sumba sendiri juga menjadi salah satu tradisi yang dilakukan biasanya turun temurun yang umumnya dilakukan oleh masyarakat yang berada di Kecamatan Wanokaka, yang berada di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Acara ini juga merupakan sebuah tradisi dengan bentuk permainan ketangkasan yang biasanya melempar lembing kayu dimana hal tersebut juga dilakukan sambil menunggang kuda.

Pasola yang biasanya digelar dalam acara untuk menyambut masa tanam. Pada zaman dahulu, biasanya yang mereka percaya bahwa dengan adanya sebuah kecelakaan pada saat acara ini berlangsung, hal ini menjadi salah satu hal sebagai pertanda baik bagi hasil pertanian mereka nanti. Hingga kini, tradisi ini juga tetap berlangsung mereka tetap bertarung pada saat Pasola guna menjaga sebuah tradisi leluhur.

Itulah beberapa Tradisi Unik Masyarakat Adat Khas Indonesia yang hingga sekarang masih dilakukan hingga sekarang ini. Menjadi sebuah tradisi yang sudah sepatutnya sebagai salah satu generasi penerus bangsa tugas kita adalah harus melestarikan dan juga menjaga tradisi dan juga kebudayaan tersebut bersama. Semoga informasi ini dapat berguna. Terimakasih.

Budaya Unik, Pentingkah Untuk Di Pertahankan?

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 9 Agustus sebagai hari Masyarakat Adat Sedunia yang ditetapkan pada tahun 1994. Ketetapan ini diberlangsungkan untuk mengakui kontribusi dari adat masyarakat demi mendukung perlindungan kepada lingkungan. Tindakan ini diberlangsungkan dalam upaya untuk melestarikan bahasa adat sebagai upaya atas tindakan untuk membalikkan kemungkinan penghancuran historis atas punahnya dialek kuno. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya faktor ekonomi beberapa suku di wilayah pedalaman tertentu, yang menyebabkan mereka tidak dapat bertahan hidup. Menurut PBB, Hari Internasional Masyarakat Adat Dunia juga dapat berperan dalam mendukung perkembangan tradisi masyarakat tersebut sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi.

Keunikan Kondisi Tubuh Akibat Berbagai Kebiasaan

1. Leher Super Panjang Ala Suku Karen Asal Thailand

Tradisi memanjangkan leher ini sudah menjadi kebiasaan unik yang berlangsung sejak dahulu kala di suku Karen. Suku ini pada mulanya berasal dari dataran tinggi Tibet. Namun sekarang, mereka menetap di kawasan Baan Tong Luang, tepatnya di distrik Mae Raem yang berada di daerah Chiang Mai, bersama dengan tujuh suku Thailand lainnya yang menempati wilayah bagian utara. Ada pula sebagian dari suku ini yang menetap di daerah Pet Pan, di negara Myanmar.

Kebiasaan ini banyak dilakukan oleh kaum wanita dari suku Karen, yang percaya bahwa semakin panjang leher yang dimiliki akan membuat penampilannya terlihat semakin anggun dan cantik. Upaya yang dilakukan dalam menciptakan leher panjang ini menggunakan tumpukan banyak cincin kuningan di leher. Faktor semakin panjangnya leher para wanita ini bisa terbentuk juga akan memberi kesan terpandang bagi wanita tersebut. Konon katanya akibat dari upaya menjenjangkan bagian leher ini, leher dari seluruh wanita yang sudah pernah dipanjangkan menjadi tidak lagi kuat menyanggah kepalanya. Sehingga cincin ini harus terus dipasang menjadi ‘kerangka’ bagi leher seumur hidup wanita tersebut. Hal ini menjadi perdebatan bagi banyak orang yang mengecam kebudayaan suku Karen ini sebagai bentuk upaya merusak tubuh.

2. Tato Badan Bermerek ‘Kalinga’ Dari Filipina

Mirip seperti suku Dayak yang berada di Kalimantan, suku Kalinga yang tinggal di Filipina ini juga memiliki tradisi dalam melukis bagian tubuhnya dengan tato. Tato ini diciptakan dengan metode ‘diukir’ pada sekujur tubuh dengan cara dipukul menggunakan peralatan kayu. Dimana tintanya terbuat dari campuran bahan alami gula dan jelaga, sehingga mampu menghasilkan warna hitam yang aman dipakai untuk kulit manusia.

Tato tersebut bukan terdiri dari corak gambar biasa, namun terdapat makna yang tersirat dibalik itu semua. Bahkan bertolak belakang dari pandangan kaum wanita yang menganggap pemakaian tato memberi tampilan yang menyeramkan, para wanita suku Kalinga mempercayai bahwa tato merepresentasikan gambaran perhiasan untuk mereka kenakan. Penggunaan tato ini bagi mereka juga melambangkan bahwa wanita tersebut sudah matang dan siap untuk dipinang. Pandangan ini mendapat kecaman dari banyak orang, terutama mereka yang menganggap pemakaian tato sebagai gambaran identik akan penjahat maupun kaum wanita yang tidak setuju akan penggambaran tato sebagai perhiasan.

3. Kepala Bertanduk Rambut Khas Suku Miao, China

Para perempuan di Suku Miao, yang tinggal di Guizhou, Tiongkok, memiliki tradisi unik dalam merias model rambutnya. Para kaum Hawa ini memelihara rambut mereka agar tumbuh panjang, serta mengumpulkan rerontokan dari rambut leluhurnya untuk dijadikan konde lebar yang memahkotai kepala mereka seperti terlihat dalam gambar berikut. Pembuatan ‘rambut berkonde’ ini digunakan dalam keperluan acara-acara adat disertai penggunaan pakaian tradisional yang bercorak cerah nan meriah.

Fakta lebih uniknya lagi, ‘mahkota’ yang dirangkai dari rambut tersebut diwariskan secara turun-temurun dari nenek ke anak perempuannya, hingga saat gadis itu dewasa dan menjadi seorang ibu, ia juga akan mewariskan ‘mahkota’ tersebut ke anak perempuannya. Tak heran kalau mahkota yang terbuat dari rambut tersebut ukurannya sangat besar dan menyerupai sebuah tanduk. Budaya ini mendapat kecaman dari beberapa orang kaum feminis, yang menganggap perayaan ini merepotkan para wanita yang melaksanakannya.

4. Menutup Hidung ‘Lambang Aurat’ Suku Apatani Di India

Suku Apatani yang tinggal di lembah Ziro, sebuah desa kecil di area Arunachal Pradesh, India. Penampilan para wanita di sana identik menggunakan tato lima garis yang dilukiskan di dagu serta melubangi kedua sisi hidungnya, lalu ditutup dengan kayu.

Hal ini dilakukan oleh para wanita tersebut dengan tujuan memberi kesan ‘kurang menarik’ agar mereka tidak dilirik oleh para pria dari suku lain. Mereka diharuskan untuk menggunakan hiasan hidung ini setiap harinya. Tradisi penggunaan ‘anting’ yang menjadi kebiasaan masyarakat suku ini sudah mulai berkurang, namun masih ada suku Apatani yang menjaga tradisi yang dimulai sejak 1970 ini. Meresponi budaya ini, beberapa kaum wanita ada yang melontarkan sejumlah kritik. Terutama bagi mereka yang tergolong kedalam kaum feminis dan mempertanyakan faktor kekuatan dari kaum wanita. Upaya masyarakat suku Apatani mempertahankan jati diri dalam membuat penampilannya terlihat jelek demi keamanan diri mereka dikecam merendahkan kualitas dari seorang wanita.

5. Bibir Lebar Sebesar Piring Khas Suku Mursi Di Ethiopia

Hal lain terjadi dalam kehidupan sosial para perempuan suku Mursi, atau yang biasa menyebut diri mereka sebagai suku Mun di Ethiopia. Bagi mereka, bibir lebar menjadi suatu keindahan. Semakin lebar ukuran bibirnya, ia akan terlihat semakin indah. Biasanya mereka menggunakan dekorasi yang ditempatkan di bibir ini menggunakan piring yang terbuat dari tanah liat atau kayu, yang berukuran 4 hingga 25 cm.

Sebelum dipasang di bibir, kebanyakan para wanita ini harus rela menanggalkan dua hingga empat giginya. Bahkan fakta yang lebih mengerikan lagi, mereka juga harus memotong bibir bagian bawahnya agar sesuai dan dapat dipasangkan dengan piring. Meskipun banyak orang terpukau hingga mengagumi keunikan budaya Ethiopia ini, namun beberapa diantaranya menanyakan manfaat dari pentingnya dilakukan kegiatan ini. Ditambah bentuk riasan yang dipakai suku Mursi sering dianggap seperti tampilan kulit berpenyakit.

Thaipusam yang Merasuki Suku Tamil

Hari Thaipusam diperingati oleh berbagai masyarakat Hindu yang tinggal di Asia seperti India, Malaysia, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, dan sebagainya. Mayoritas para suku-suku ini merupakan keturunan dari suku Tamil, bangsa Dravida yang berasal dari daerah Asia Selatan. 

Perayaan Thaipusam ini digelar sebagai wujud dalam menghormati Muragan, Dewa dalam kepercayaan Perang Hindu. Sebagai wujud dalam membuktikan penghormatan dan penebusan dosa, beberapa orang ini umumnya akan menempelkan berbagai tusukan ke kulit di bagian dada depan dan punggung belakang. Ritual ini berlangsung pada bulan ke-10 yang menggunakan sistem penanggalan kalender Hindu. Banyak orang yang menyaksikan kegiatan ini kerap menanyakan apa manfaat dari perayaan ekstrim ini. Ditambah faktor bahwa para pria yang melakukan atraksi penyembahan ini harus berada dalam kondisi trance (kerasukan).

Piknik Bertabur Bunga Cantik Di Jepang

Terdapat sebuah tradisi yang dinamakan Hanami di Jepang. Kebiasaan ini umumnya diadakan pada saat pohon sakura mulai bermekaran. Pada mulanya kegiatan ini hanya diadakan dalam kaum keluarga bangsawan, lalu kebiasaan ini mulai menyebar ke kalangan para shinsegumi (samurai) hingga akhirnya dirayakan oleh masyarakat Jepang luas.

Terdapat sedikit perubahan yang terjadi dalam perayaan Hanami ini. Berbeda dari yang dilangsungkan pada masa kini, pada jaman dulu masyarakat Jepang berkumpul di bawah pohon sakura sambil membuat dan melantangkan puisi klasik buatannya. Di Jepang, hanya ada beberapa lokasi yang dapat dipakai untuk merayakan festival Hanamiyaitu di Tokyo, Osaka, Nagoya, Hiroshima, Kyoto, dan beberapa kota lainnya dimana pohon sakura bisa tumbuh. Meskipun terlihat sebagai kegiatan yang bermanfaat, beberapa orang mengecam konsep yang diterapkan dari acara Hanami ini. ‘Menikmati keindahan, makan, minum dan bersenang-senang’, menjadi pemikiran sebagai landasan perayaan Hanami yang dianggap kaum modern perfeksionis sebagai aktivitas yang sia-sia.

Waktunya Tulip Khas Belanda

Masyarakat Belanda menyambut mekarnya bunga tulip dengan menjalankan tradisi Tulip Time. Acara berlangsung sekitar tanggal 5-13 Mei dimana banyak masyarakat lokal yang menggelar parade. Mereka mengenakan pakaian tradisional Belanda, membawa pasangannya untuk menari bersama, atau dengan teman maupun saudara bagi anak-anak, sambil menyanyikan lagu khas. Sebagian orang ada yang mengecam aktivitas ini karena menganggap bahwa sebenarnya bunga tulip tidak berasal dari Belanda. Sehingga orang Belanda dianggap telah memanfaatkan hal ini sebagai bentuk mencuri kebudayaan dari luar.

Perayaan Bertema Makanan

1. Festival Keju Bulat Berlari Khas Inggris

Buku Fotheringham’s Sporting Trivia karya Will Fotheringham Cheese Rolling Races menjadi landasan utama dari berlakunya kegiatan ini yang sudah berlangsung sejak 400 tahun. Aktivitas balapan yang dilakukan di atas bukit ini menandakan dimulainya musim panas. Para masyarakat Inggris juga menjalani Festival keju dengan harapan memperoleh hasil panen yang baik saat waktunya. Semua orang bisa mengikutinya acara perlombaan ini dengan hadiah utama mendapatkan keju terbaik buatan Diana Smart.

2. ‘Simulasi Perang’ Berbahan Tomat Kreasi Spanyol

Ribuan kilo tomat dipersiapkan sebagai ‘amunisi perang’ yang diadakan selama satu jam dalam festival yang disebut La Tomatina oleh warga setempat. Acara ini berlangsung di desa Buñol, bagian selatan dari negara Spanyol setiap 31 Agustus. Puluhan ribu turis juga datang ke acara yang digelar rutin setiap tahun ini. Agar tidak mencederai para pesertanya saat dilempar, buah tomat ini akan ditekan terlebih dahulu agar lebih lunak sebelum dilempar.

3. Parade Karnaval Emas Bola Jeruk Sunkist

Karnaval jeruk sunkis ini digelar di desa Ivrea bagian utara dari Italia dan diadakan rutin setiap bulan Februari. Acara ini menjadi simbol dari aksi perlawanan rakyat di abad pertengahan. Selama tiga hari, berbagai orang yang tergabung kedalam beberapa kelompok yang naik kereta karnaval dan mulai berperang dengan saling melempar jeruk. Penonton di sekitar juga boleh ikut serta melempari jeruk. Hanya perlu lebih diperhatikan, karena buah jeruk ini lebih keras daripada tomat. Sehingga hidung bisa berdarah atau memberi memar di kepala saat mengenai wajah.

Ketiga jenis perayaan ini terlihat unik bagi banyak orang yang melihatnya. Namun beberapa orang lainnya mengecam, karena menganggap hal ini sebagai wujud ‘buang-buang makanan’. Terutama saat membandingkan banyak negara lain masih mengalami kesulitan untuk mencukupi salah satu kebutuhan utama tersebut bagi masyarakatnya.

Budaya Mistis Populer di Indonesia

Indonesia masih terkenal sangat kuat dalam mempercayai kepercayaan kuno yang diwariskan oleh keluarga. Meskipun umumnya beberapa daerah kota besar sudah mulai meninggalkan kepercayaan itu, namun di beberapa kota kecil di daerah-daerah tertentu, masih sangat kuat mempercayai akan hal ini. Dapat disaksikan pada sikap masyarakatnya yang lebih gentar dalam menyikapi isu mistis dan hal-hal gaib, terutama yang populer di wilayahnya masing-masing. Banyak tempat maupun obyek-obyek keramat juga dipercayai memiliki kekuatan tertentu. Meskipun faktor daya dan tenaga seperti listrik sudah memasuki daerah tersebut, namun seringkali dalam waktu malam hari mereka tetap merasa takut untuk bepergian keluar rumah. Terlebih lagi jika harus keluar sendiri atau melewati daerah tertentu yang dianggap angker atau keramat. Selain memegang kuat kepercayaan tradisional, aneka kebudayaan tradisional juga masih dipegang kuat, dimana hal ini menjadi faktor masih berkembang kuatnya kepercayaan akan tradisi dan kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun.

Kepercayaan Untuk Alam

Beberapa hal dipercayai masyarakat setempat sebagai bentuk untuk menghormati alam ini sebagai suatu hal yang memiliki kekuatan. Dan dikerenakan alam dianggap seolah-olah juga memiliki kekuatan, muncul berbagai kepercayaan yang menyebutkan bahwa alam juga memiliki sifat seperti layaknya manusia atau hewan. Alam yang mereka percayai dianggap sering meminta bentuk penghormatan. Seperti beberapa cerita akan tindakan pengorbanan yang sering dilakukan di daerah-daerah pedalaman, atau juga sering dijadikan cerita dalam film modern bertema horor maupun thriller. Dan dengan memberlangsungkan perayaan ini, umumnya masyarakat setempat percaya bahwa alam akan memberikan hasil yang baik bagi panen mereka di masa mendatang.

1. Festival Pasola, Sumba

Pasola adalah nama dari sebuah kegiatan perang yang menjadi ritual berdarah yang menjadi kepercayaan di daerah ini. Pasola sendiri diambil dari kata ‘pa’ yang berarti permainan dan ‘sola’ yang berarti tombak atau lembing kayu, dan merupakan adat dari Marapu, kepercayaan lokal masyarakat Sumba. Festival ini dapat digambarkan sebagai wujud kegiatan kolosal seperti yang ditampilkan dalam film-film serupa, hanya bedanya ini nyata tanpa narasi maupun settingan yang dibuat. Kegiatan ini umumnya diadakan kisaran awal bulan februari hingga bulan maret. Namun waktu pastinya tidak ditetapkan, karena biasanya baru diputuskan oleh pemuka agama setempat sekitar 1 – 2 minggu sebelumnya. Kebiasaan ini berlangsung selama beberapa sekali secara bergantian diadakan di beberapa desa yang berada di Kabupaten Sumba Barat. Perayaan festival ini dilakukan oleh dua kelompok yang terdiri dari laki-laki terpilih di pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Saat sudah siap, para lelaki ini kemudian masing-masing menaiki kuda dan berusaha melukai satu sama lainnya menggunakan tombak tumpul berbahan kayu dengan cara dilempar. Meskipun tumpul, tombak ini dipercaya dapat melukai para pria yang berada di medan hingga berdarah. Masyarakat Sumba pun mempercayai bahwa mereka yang meninggal akibat perayaan ini telah melakukan suatu pelanggaran sosial atau kesalahan sebelumnya, sehingga perlu dihukum dengan cara diambil nyawanya oleh Dewa. Meskipun mengalami persitegangan selama festival Pasola ini, peraturan setempat mencatat bahwa tidak boleh ada dendam yang terjadi antar kedua belah pasukan. Dan jikalau terjadi amarah, hanya boleh diselesaikan pada pertandingan Pasola yang berikutnya.

Festival Kepercayaan Pasola

Para laki-laki ini mengenakan atribut warna-warni dalam melakukan atraksi Pasola. Para kuda yang ditunggangi juga dikenakan atribut hiasan berwarna-warni yang cukup meriah. Menurut kepercayaan setempat, mereka percaya bahwa setiap darah yang keluar dapat memberi kesuburkan pada tanah dan bermanfaat bagi hasil panen berikutnya. Maka dari itu acara ini juga diselenggarakan sebagai ucapan syukur kepada dewa. Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan pertunjukkan ini dengan baik dapat mencari lokasi yang cukup jauh dari medan festival, serta pastikan terlebih dahulu lokasi yang memungkinkan untuk dapat pergi berlindung jika terjadi kerusuhan setelah festival selesai. Mirip seperti acara pertandingan bola, kerusuhan juga menjadi hal yang lumrah untuk terjadi akibat dari ketidakpuasan penonton akan festival yang ditunjukkan. Acara ini sering disebut hanya merupakan settingan semata untuk memajukan faktor wisata dari kawasan NTT demi mendatangkan turis yang dibuat penasaran.

2. Ritual Ma’ Nene, Sulawesi

Tradisi Manene Toraja

Masyarakat Toraja yang mendiami wilayah Sulawesi Selatan percaya bahwa roh leluhur yang sudah meninggal tidak pernah meninggalkan keluarganya. Sehingga mereka meyakini bahwa roh-roh ini selalu turut serta membantu keluarga yang ditinggalkan. Ritual ini masih diberlangsungkan hingga saat ini, dan diadakan setiap tiga tahun sekali. Ritual Ma’ nene menjadi suatu cara yang tetap dipegang teguh untuk menghormati leluhur. Kegiatan penghormatan ini diadakan dengan cara menggali kuburnya, mengganti pakaian mayat tersebut dan mendandaninya, kemudian membawanya pulang ke rumah. Suku Toraja sudah mengenal cara mengawetkan mayat dengan baik, sehingga umumnya mayat leluhur yang dibongkar masih tetap relatif baik kondisinya. Tradisi ini dimulai dari kisah seorang pemburu bernama Pong Rumasek dalam mendapati sebuah jasad tergeletak di tengah jalan dalam kondisi yang sangat buruk. Akhirnya menggerakan rasa iba di hatinya yang membuat Pong Rumasek memutuskan untuk melepaskan pakaian yang dikenakannya, dan memakaikan baju itu kepada mayat tersebut. Keajaiban terjadi saat Pong Rumasek pulang ke rumahnya. Ia mendapati kondisi lahan pertanian yang berada disana telah berubah menjadi siap dipanen, sedangkan waktu panen belum tiba. Hal ini yang menjadi kepercayaan turun temurun dan terus dilakukan oleh masyarakat Toraja yang menganggap hal ini dapat memberi jaminan akan kondisi tanah yang baik di kemudian hari. Ritual ini umumnya dilangsungkan berkisar setelah masa panen dikumpulkan hingga saat sebelum mengawali masa tanam yang baru.

Selain kedua perayaan tersebut, masih banyak kegiatan unik yang berbau mistis di berbagai wilayah Indonesia lainnya. Aneka kepercayaan ini umumnya diadakan berkaitan dengan hubungan antar kelompok yang bermusuhan, untuk membela kehormatan, perayaan untuk membuang sial, sebagai bentuk ungkapan belasungkawa, hingga tindakan yang dilakukan dalam menghukum pelanggaran adat dan norma hukum yang terjadi. Bagaimanakah masyarakat modern dapat menyingkapi kebudayaan unik seperti ini? Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam hal positifnya, perayaan tradisi di daerah umumnya masih sangat mengangkat unsur yang kuat akan keluarga dan antar masyarakat. Hal inilah yang harus diingat dan terapkan dalam kehidupan masyarakat modern. Agar tidak menjadi terlalu individualis dan hanya mementingkan urusan diri sendiri saja.

Gurih Sedap Lihat Ritual Mengerikan Di Dunia Ini

Ritual akan selalu memiliki sebuah keselarasan diantara Agama, Suku, Kebudayaannya dan juga Adat Istiadat yang memang sudah dijalankan sejak turun temurun dari generasi 1 ke generasi yang lainnya. Namun, menurut mimin sendiri, Ritual ini lebih masuk nyata kepada sebuah kebudayaan. Dimana, kebudayaan itu sendiri ialah salah satu cara atau pola hidup yang memang sudah dimiliki oleh sebuah kelompok orang yang memang benar mewariskan sebuah tindakan untuk generasi penerus dari daerah itu sendiri.

Selain daripada itu, kebudayaan ini sendiri juga tidak akan pernah lepas dan mencoba kabur dari ada banyaknya sebuah unsur akulturasi dari adanya Adat Istiadat tadi. Sehingga , yang dominan menonjol di dalamnya ialah bahasa dari daerah itu sendiri.

Salah Satu Tradisi Aneh Yang Masih Berlaku Hingga Saat Ini

Dari sini pun , kalian juga mengetahui lebih jelas bahwasannya akan selalu erat kaitannya dengan beberapa ritual budaya yang memanglah dianggap sangat aneh serta mengerikan bagi sebagian besar orang yang ada. Dan yang membuat unik di mata dunia ini ialah, ritual aneh nan mengerikan itu masih saja terus berjalan hingga sampai saat ini di seluruh dunia ini.

Mimin membuat beberapa ritual yang bisa kalian ketahui dari salah satu situs yang ada. Dimana, akan terdapat hal-hal mengerikan yang di lakukan dari Ritual ini sendiri. Langsung saja, Check on list mengenai ritual aneh yang sudah tersebar di seluruh dunia ini.

Ritual Mengerikan Yang Masih Berlaku Di Era Digital ini

# Ritual Si Manusia Kanibalisme

Kalau di Indonesia sendiri , Sumanto the same as cannibalism. Yak berarti adalah ritual memakan daging sesamanya. What ?… aduhhh.. gak pernah kebayang ritual ini masih di jalankan ternyata.

Dari pengertian umumnya sendiri, Kanibalisme ini adalah praktik untuk bisa memakan dagi atau anggota tubuh manusia. Terutama organ tubuh yang ada di dalam manusia si ( sumpah deh, merinding mimin ). Salah satu kasus yang masih terjadi sampai saat ini ialah berada pada Suku Korowai, di Papua bagian Tenggara yang dimana masih masuk kedalam wilayah Indonesia.

Suku ini sendiri memiliki sebuah aturan yang dimana nantinya jika diketahui oleh seseorang dalam melakukan sebuah praktik dukun atau juga malah menjadi dukun tersebut. Maka, orang ini harus siap-siap di siksa lalu di bunuh dan di makanlah bagian tubuhnya ini. bahkan ada juga sebagian mengatakan jika otak dari orang tersebut langsung disantapnya saat masih hangat-hangatnya. Dan dari snilah para Antropologis meyakini bahwa ritual ini suah jarang dilakukan dan menjadi mitos belaka saja.

Jadinya, kalian lebih percaya atas cerita-ceritanya atau team dari ahli Antropologis nih guys ?..

# Ritual Bernama Nekropagi

Kurang lebihnya untuk ritual ini sendiri akan sama seperti Kanibalisme. Namun memiliki perbedaan atas apa yang nantinya di makan itu. Jika kanibalisme tadi memakan manusia yang masih hidup penuh akan penyiksaan, al ini akan jauh berbaning terbalik. Dimana ritualnya ini dengan menggunakan mayat saja.

Untuk ritual Nekropagi ini di lakukan langsung oleh suku Aghori yang berasalkan dari Negara India, kota Varanasi. Para orang-orang disna sudah sangat meyakini bahwsannya ketakutan yang terjadi pada agen sbobet manusia ini ektika mereka dihadapkan kepad kematiannya sendiri. Lalu, dengan di hadapkan pada hal ini, maka nantinya seseorang bisa mencapai sebuah pencerahan yang ada. ( sedikit bingung si, kalau di era sekarang mah di bilang Sikopat fix ).

Mengenai mayat-mayat yang biasanya di konsumsi yakni mayat yang memanglah tidak untuk di kremasi di dalam agama Hindu. Misalnya saja seperti Orang-orang yang suci, anak masih balita, ibu sedang hamil, manusia yang mengidap penyakit leprosy serta mayat yang memang melakukan bunuh diri. Mayatnya nanti akan di makan secara langsung atau juga bisa dimasak di api besar yang terbuka umum.

Diyakini sudah adanya ritual ini sendiri menjadi sebuah pendekatan Ilmiah untuk bisa menemukan mengenai bagaimana sebenarnya itu terjadi sebuah siklus kehidupan yang telah terjadi dan akan lebih mendekatkan diri kepada pencerahan yang baru.

# Ada Yang Tahu Ritual Impaling ?

Bagi kalian ritual ini memang asing, namun tidak bagi Negara Tailhand. Dimana, ini menjadi festival tahunan vegetarian yang memang suka diadakan di Phuket , Thailand dan telah menjadi salah satu festival yang memanglah paling fenomenal dan mengerikan yang pernah ada ini.

Kurang lebihnya 10 hari penduduk keturunan Thai-Chinese yang tinggal di daerah tersebut akan menjadi sesosok yang vegetarian dengan memiliki sebuah tujuan ntuk bisa membersihkan diri mereka masing-masing. Namun yang membuatnya serem bukanlah mengharuskan mereka selama 10 hari memakan sayuran.

Melainkan, dari festival ini akan kalian temui bahwa mereka semua akan memasukan sebuah tombak, atau Pedang, pisau kecil, kail dan beberapa sajam lainnya ke pipi yang mereka semua miliki. Dari sinilah mereka semua yakin jika yang diatas ini ( Para Dewanya ) bisa masuk kedalam tubuh disaat mereka benar-benar melakukan ritual tersebut. Selain itu, mereka juga mengatakan bahwasannya bisa untuk melindungi mereka semua yang menjalankan dari adanya kejahatan dan justru akan membawa sebuah keberuntungan bagi komunitasnya mereka ini.

# Seni Tubuh Yang Sadis, Scarification

Hayo hayo, dari nama ritualnya sendiri sudah tahu dong ini menjadi ritual yang berbahaya. Dan ritual ini sendiri sama seperti Kanibalisme yang beraal dari Daerah Papua, Indonesia. Dikenal sudah suku Kaningara menjadi suku di Papua yang menjalankan ritual Scarification. Dimana ini menjadi sebuah ritual dengan mencakar, menggores tubuh, membakar serta mencap tubuh, memotong bagian kulit yang ada sebagai tindakan mengubah bentuk tubuh.

Nah, suku Sacarifiction ini dilakukan dengan adanya sebuah tujuan untuk bisa menguatkan adanya hubungan mereka dengan lingkungan sekitar. Walau dinilai dari para ahli yang ada, ini menjadi ritual yang beresiko tinggi.

Selain nantnya kalian merasakan sebuah rasa sakit ini, resiko yang di timbulkan memaglah sangat tinggi akan terjangkit sebuah infeksi dan juga terdapat trauma ke kulit yang kalian miliki. Hal ini sudah didasari olehpemotong ahli dari suku merekayang sudah mencapai sebuah kedewasaannya. Selain Indonesia, ternyata Negara Ethiopia ini melakukan ritual seram yang satu ini.

# Amzon Dengan Ritual Yanomami

Ritual ini sendiri juga sudah di ambil langsung dari suku Yanomami di Amzon. Dimana, mereka memiliki ritual unik untuk bisa menghadapi kematian dari seseorang. Dan ritual ini sendiri di kenal sudah dengan ritual Funeral Ritre yang sudah di bagi menjadi 3 tahapan yaitu Suku Yanomami yang bisa menunjukkan sebuah kemarahan dan kesedihan dengan cara memasukkan tobacco ke dalam mulut yang mereka miliki. Nah, darisinilah mayat akan di kremasi dikarenakan mereka percaya sekali bahwasannya dengan mengubur mayat tersebut berarti mereka bisa untuk meninggalkan daripada untuk bisa membebaskan. Dan di tahap terakhir ritual ini abunya akan dimakan secara langsung dengan buah pisang .

Mengejutkan!! Budaya Ini Benar Terjadi Di Dunia

Suatu negara pastinya akan memiliki wilayah yang berbeda-beda termasuk adat istiadat, kebiasaan yang berbeda, hingga sampai pada kebudayaannya pun juga berbeda dari yang lainnya. Hal ini biasanya dipengaruhi dari adanya kepercayaan tradisional di wilayah tersebut. Bisa kita ambil contoh di negara Indonesia bahwasannya tiap-tiap wilayah pasti memiliki ciri khas budayanya masing-masing. Entah itu dari bahasanya, kebiasaannya, tarian-tarian dan bentuk rumah adatnya, lagu-lagu tradisional yang dimiliki, serta berbagai macam bentuk kebudayaan hingga terkadang kita sendiri tidak bisa mengenalinya secara mendalam. Ya sekilas mungkin kita tahu namun pada hal yang mendasar nya saja.

Mengejutkan!! Budaya Ini Benar Terjadi Di Dunia

Yang membuat berbeda dan unik ialah kebudayaan ini terkadang tidaklah memandang apakah ini berlangsung secara damai nantinya dan bisa mendatangkan suatu kebahagiaan atau bahkan hal ini bisa sebagai budaya yang bertentangan sekali dengan ajaran agama, norma-norma yang telah berlaku, serta ketetapan peraturan dari negara tersebut.

Namun percaya atau tidak percaya akan hal ini, kebudayaan inipun mencerminkan adanya suatu kepercayaan yang bukan hanya isapan jempol semata dan suatu imajinasi saja tetapi real adanya di dunia ini. kebudayaan ini biasanya kebudayaan ini sudah menjadi warisan turun-temurun dari negara dan wilayahnya tersebut yang selalu dilakukan oleh masyarakat sekitar titik lalu kira-kira apa saja kebudayaan aneh yang masih terus terlaksana hingga zaman modern seperti ini? Yuk langsung saja simak selengkapnya dibawah ini.

Kebudayaan aneh dan mengerikan yang terjadi di dunia ini

#1 bukan dikubur tapi ini pemakaman dari langit

Umumnya beberapa kebudayaan atau tradisi yang mengandung suatu kepercayaan akan nenek moyangnya pastilah berbeda-beda. Termasuk dalam acara pemakaman yang satu ini. biasanya kita melihat pemakaman seseorang dengan cara di kuburkan lalu ada juga yang caranya dibakar. namun dalam tradisi pemakaman ini ada yang sangat berbeda dan unik terlihatnya bahkan sungguh amat aneh pasalnya di Tibet terdapat pemakaman langit yang menjadi ritual penuh makna keagamaan yang sangat amat besar. Sebutannya Tibetians atau rakyat Tibet ini yang mendorong untuk menyaksikan ritual ini secara langsung sebagai salah satu sikap untuk menghadapi kematiannya secara terbuka dan merasakan ketidak kekalan hidup itu ada.

Setelah sebelumnya melakukan suatu nyanyian dan juga upacara maka mayat termasuk organ dalamnya akan dipotong-potong dan dipersembahkan untuk burung pemakan bangkai. Hal ini sangat diyakini sebagai salah satu kelemahan dari Dakinis atau dalam artian masyarakat Tibet ialah malaikat. Dari kepercayaan ini diyakini bahwasannya Dakinis akan membawa jiwa-jiwa ini ke surga.

#2 tradisi jalan di atas bara api yang masih menyala

masuk ke negara Malaysia tepatnya di Penang kalian bisa menemui sebuah festival yang nantinya dikenal dengan festival sembilan dewa kaisar dan juga termasuk ke dalam perayaan Tao. kalian nanti akan menemukan salah satu ritual yang memang selalu dilakukan dalam festival ini merupakan ritual pemurnian yang di mana, seseorang akan terus berjalan diatas bara api tanpa menggunakan bantuan alas kaki apapun itu. Hal ini jelas dimaksudkan sebagai suatu kepercayaan untuk menghilangkan kotoran dan pengaruh jahat terhadap seseorang. Nggak kebayang si panasnya kaya gimana itu secara lho bara api nya masih menyala gitu. Jika kalian dikasih pilihan kira-kira mau nggak ya nyoba hal seperti ini??..

#3 melakukan tarian bersama dengan mayat

ini bisa dikatakan salah satu kebudayaan yang paling ekstrem si mengarah nyata hal-hal yang horor gitu titik bagaimana tidak kebudayaan ekstrim ini memang sudah terjadi dan masih dilakukan sampai saat ini di wilayah Madagaskar. Penduduk di sekitar sana memiliki kepercayaan bahwasannya semakin cepat tubuh untuk terurai maka semakin cepat juga arwah dari jenazah tersebut bisa mencapai akhirat.masyarakat di sana melakukan ritual ekstrem ini tiap 2 hingga 7 tahun dengan cara menggali kuburan orang-orang tercinta mereka yang kemudian mengajaknya secara langsung untuk menari seolah-olah jenazah yang diambil ini merupakan orang yang masih hidup titik bahkan yang membuatnya lebih parah lagi ialah mereka tak segan-segan untuk menambahkan keramaian di acara tersebut dengan menghidupkan musik yang volumenya sangat amat keras di area makam.

#4 kebudayaan kanibalisme yang berjalan di era modern

kalau berbicara soal kanibalisme pasti kalian semua akan mengingat kasus yang dilakukan oleh Sumanto yang ada di Indonesia. Dimana Sumanto tak tega untuk menghabisi orang-orang tak bersalah ini lalu memakan potongan-potongan tubuh dari orang yang telah dibunuhnya tersebut. Ini bisa jadi hal yang sangat amat sadis dan juga menjijikan. Walau dikatakan seperti itu ternyata kebudayaan ini masih terus berjalan hingga sampai era modern saat ini titik dimana penggunaan teknologi sudah berkembang namun adat istiadat ataupun kebudayaan dari suatu wilayah tidak akan pernah mati tertelan perkembangan zaman.

Jika kalian ingin melihat kebudayaan aneh ini atau kebudayaan paling ekstrem ini bisa saja kalian kunjungi di kota varanasi, negara India dan dilakukannya oleh suku aghori babas.dalam kebudayaan Hindu kita bisa lihat terdapat 5 jenis mayat yang tidak akan bisa untuk dikremasi yaitu: mayat untuk orang-orang Suci, mayat yang masih anak-anak,mayat wanita yang sedang hamil atau wanita yang masih single serta mereka yang meninggal di akibatkan penyakit kusta dan juga gigitan ular. nah dikarenakan dari 5 jenis mayat ini tidak akan bisa untuk dikremasi, maka dari itu jasad mereka akan sengaja dibiarkan untuk mengapung di sungai Gangga dan akhirnya dimakan oleh suku aghori. cukup menarik bolehlah sekali-kali datang ke sana untuk melihat langsung hehehe.

#5 bermain-main dengan Voodoo yakni kepemilikan spiritual

Mungkin untuk ritual yang satu ini menjadi salah satu ritual kebudayaan yang sudah sangat amat terkenal dari tahun ketahun nya. Di mana ritual kebudayaan Voodoo ini menjadi salah satu kebudayaan yang ada di daerah Afrika barat sebagai suatu agama yang diyakini. Hampir sama kaya gambar-gambar yang pernah terdapat di dalam adegan film-film terkenal, Yang ritualnya memang bertujuan untuk membuat tubuh dari korbannya ini bisa untuk dikendalikan secara langsung oleh pelaksana ritual tersebut. Kalau di Indonesia mungkin seperti santet kali ya.

Nantinya kalian yang sebagai korban akan bisa untuk dikendalikan masuk ke dalam sebuah hutan di mana tubuhnya langsung digunakan oleh roh bumi selama 3 hari lamanya tanpa diadakan makan serta minum titik ritual ini ternyata benar-benar sangat berbahaya dan akan bisa menimbulkan luka pada korban tanpa disadari sedikitpun.

#6 memberikan penghormatan terhadap kematian

Suku yang hidup di pedalaman Amazon ialah suku yanomami yang di mana ini menjadi suku yang benar-benar paling primitif di dunia. Bagi suku ini yakni yanomami kematian bukan menjadi suatu fenomena yang benar-benar alami. Suku di sana akan melakukan kremasi mayat dari anggota suku yang meninggal kemudian abunya tersebut akan dicampurkan dengan pisang agar bisa berfermentasi ( waduhh, gak kebayang nih gimana bentukannya ). nah d campuran abu mayat dan juga pisang ini nantinya hasil itu akan dikonsumsi oleh suku-suku tersebut dengan maksud untuk memastikan bahwasannya semangat hidup dari orang mati tersebut akan tetap hidup abadi di tubuh suku yang masih hidup. Wahhhh ini si gila banget ya gengss, aduh merinding nih kalo sampe ketemu suku ini. Isi tubuhnya sebagian adalah orang-orang yang sudah tidak bernyawa.

Jangan Lewatkan Festival Kebudayaan Di Negara Ini

Di belahan dunia yang terdiri dari banyaknya negara yang tersebar, terdapat suatu kebudayaan maupun adat istiadat yang sangatlah beragam. Kebudayaan ini biasanya di rayakan menjadi suatu festival yang dapat di nikmati oleh seluruh pengunjung lokal bahkan, turis manca negara pun bsia ikut melihat festival kebudayaan ini. biasanya , festival kebudayaan ini memang di adakan untuk mengingat akan suatu peristiwa yang terjadi di negara tersebut. diliputi dari beragamnya Ras, Suku, dan juga Budaya dari tiap negara maka hadirlah festival kebudyaan ini.

Walau bisa dikatakan zaman sudah semakin Modern, namun kebudyaan ini tidak akan pernah mati dimakan oleh waktu. Meski, festival ini memiliki keunikan tersendiri dan tak jarang juga memiliki hal-hal yang aneh hingga ekstream namun, masih banyak saja yang menyukai festival kebudayaan ini.

Jangan Lewatkan Festival Kebudayaan Di Negara Ini

Jika nantinya kalian ingin merasakan festival kebudayaan unik dari negara lain. Maka, kalian bisa saja mendatangi langsung negara-negara yang mimin rekomendasikan ke kalian ini. dan kalian bisa menilai sendiri, apakah sesuai dengan yang mimin tulis ( unik ) atau menurut kalian menjadi festival kebudyaan yang biasa saja.  Ya setidaknya si, liburan kalian di negara tersebut terasa sangat menyenangkan.

Kenali Negara Yang Menyediakan Festival Kebudyaan Paling Unik Di Dunia

Di beberapa negara memang menyediakan sebuah festival kebudayaan yang sangatlah unik. Dimana kebudayaan ini sendiri menawarkan beberapa pengalaman yang sangat luar biasa berkesan yang sangat kental akan tradisi ataupun memang budaya dari negara tersebut. dan negara-negara inilah yang mimin maksudkan ke kalian semua.

# Negara India

Festival Yang Terkenal : Holi

Festival di India

Kaum Bolywod pasti sangat tahu akan festival ini. dimana di beberapa film bahkan hampir semua film di India menampilkan Hari Holi di alur film tersebut. selain festival ini, sebenarnya India sendiri sangat banyak memberikan festival yang unik, yang sangat erat kaitannya dengan perayaan keagamaan dari masyarakat di India.

Selain bisa untuk menghormati para dewanya, festival ini pun diadakan memang untuk menyambut datangnya musim semi dan dirayakan langsung sebagai simbol pengharapan hasil panennya tersebut dapat melimpah dan juga tanah yang dimiliki agar menjadi tanah yang subur. Festival Holi = Festival warna. Dirayakannya selalu tiap tanggal 13 Maret.

Masyarakat India nantinya akan siap untuk mewarnai tubuhnya dengan penggunaan bubuk berwarna, bisa menggunakan baskom, semprotan air atau juga menggunakan media yang lainnya dan ini tidak membahayakan kok untuk kalian ikuti nantinya. Wal dari festival ini dengan adanya penyalaan api unggun Holika. Dan di amalm hari sebelum perayaan ini dimulaii, warga di sna akan berkumpul dan melakukan hal seperti bernyanyi serta  menari. Intinya, festival ini membawa keceriaan pastinya.

# Negara Thailand

Festival yang terkenal : Songkran

Bagi kalian yang merencanakan untuk libur ke negara ini, maka kalian bisa menikmati festival ini setiap tanggal 13 hingga 15 April di tiap tahunnya. Festival ini biasa diadakan oleh para warga di sana dalam kurun waktu 3 hari. Festival Songkran atau lebih di kenal dengan festival air inilah yang melibatkan seluruh penduduk setempat serta para wisatawan untuk ikut melakukan festival ini.

Festival di Thailand

Awal adanya festival ini yakni dari tradisi orang-orang yang memang saling mencipratkan air bekas mencuci patung dengan tujuan untuk mendapatkan suatu berkat dan juga pastinya keberuntungan di tahun yang baru. Serta dinilai dapat membersihkan diri dari segala keburukan yang ada.

Perayaan ini dirayakan di bulan April ketika negara itu sedang masa panas-panasnya dengan terik matahri yang meningkat dari biasanya. Dan ini menjadi salah satu festival yang sangat di minati oleh seluruh kalangan yang ada.

~ Festival Loi Krathong & Yi Peng Latern

Ini amsih di negara Thailand. Dimana festival Loi menjadi salah satu festival atas bentuk ucapan terima kasih kepada dewi air dan juga sebagai permintaan maaf dikarenakan telah membuat polusi atau sering mencemari air sungai. Festivalnya sendiri memang dirayakan dengan cara membuat hiasan rakit teratai yang diberikan lilin di tengahnya kemudian bisa kalian hanyutkan di sungai. Sebelum melakukan hal ini, pengunjung memang akan di himabu untuk meminta permohonan terlebihd ahulu di kedepannya apakah itu kesehtan, rezeki, percintaan, karir dan sebagainya.

Jika festival Yi Peng sendiri, kalian bisa dengan menerbangkan lentera ke langit sebanyak-banyaknya sebagai salah satu bentuk wujud terima kasih  kepada para dewanya. Nah, jika kalian ingin merasakan semua maka bisa datang ke negara Thailand mulai dari bulan November Akhir ya guys.

# Negara Indonesia

Festival yang diadakan : Jember Fashion Carnival

Festival di Indonesia

Dalam negeri juga ada nih festival menariknya yang banyak diikuti oleh para wisatawan yang ada.  Dimana dalam festival yang diadakan di daerah Jember, Jawa Timur ini menjadi salah satu festival terkenal karena, kostum-kostum yang dikenakan oleh para model ini berasal dari daerah yang beragam, dengan warna yang di gunakan juga berbeda satu dengan lainnya. tentu saja , festival ini membuat penontonnya terkesima.

Jika kalian sebagai salah satu wisatawan , lokal maupun mancanegara. Maka, wajib mendatangin Jember Fashion ini setiap tanggal 30 Juli hingga sampai 3 Agustus. Kurang lebih si selama 1 minggu acaranya akan di gelar. Dari sebelum hari H hingga hari H nya.

# Negara Jerman

Festival yang diadakan : Octoberfest

Festival di Jerman

Awal diadakannya festival ini sejak tahun 1810 di bulan Oktober setiap tanggal 12. Dulunya putra Mahkota yakni Ludwig menjadi seorang raja dan menikahi Putri Theresia dari Sachsen – Hildburghausen. Saat itulah, warga semua diundang ke pesta kerajaan sebagai salahs atu bentuk penghormatan bagi Putra Mahkota. Untuk perayaannya sendiri saat ini bisa kalian jumpai setiap akhir bulan September hingga mencapai awal bulan October. Lokasinya sendiri di Munchen, Bayern Jerman. Inti dari festival ini yakni kalian bisa menikmati berbagai macam Beer dan juga hidangan tradisional asal Jerman seperti Sosis Hendi, Kasespatzle dan juga Sauerkraut.

# Negara Spanyol

Festival yang diadakan : La Tomatina

Ini menjadi salah satu festival tahunan yang pastinya unik jika kalian bsia merasakannya. Perayaan akan selalu di gelar di Kota Bunol, wilayah Valencia, yakni Spanyol. Kalian yang datang tepat pada festival ini, maka bisa ikut untuk saling lempar buah tomat dengan tujuan sebagai salah satu hiburan.

Festival di Spanyol

Festival dari Latomatina ini menjadi festival perang yang menyangkut pada makanan terbesar yang ada. Dikarenakan, banyak sekali untuk melibatkan banyaknya orang dengan jumlah buah tomat yang juga tidak kalah banyak dari makanan yang ada di sana. Mengenai buah tomat ini, meamng sudah di sediakan di sebuah lahan atau juga lapangan yang sangat luas kemudian para pesertanya ini harus bisa saling lempar tanpa harus mencederai lawannya. Pasti sangat seru dong nantinya.

Ayo guys, dari sekarang kalian atur jadwal. Festival kebudayaan mana nih yang paling menarik untuk kalian kunjungi di Negara-negara yang mimin rekomendasikan ke kalian semua.